Buah yang Mengandung Vitamin C Paling Tinggi
Laila - Friday, 26 June 2026 | 12:40 PM


Bukan Jeruk Juaranya: Menelusuri Daftar Buah dengan Kandungan Vitamin C Paling Gokil
Pernah nggak sih lo lagi ngerasa nggak enak badan, terus tiba-tiba nyokap atau temen deket langsung nyeletuk, "Makanya, banyakin makan jeruk biar dapet Vitamin C!" Kalimat itu udah kayak template otomatis yang terinstal di otak masyarakat kita. Jeruk dan Vitamin C itu udah kayak pasangan abadi yang nggak bisa dipisahkan, mirip kayak seblak sama kerupuk mawar. Tapi, tahu nggak sih lo? Sebenarnya jeruk itu bukan pemegang takhta tertinggi dalam urusan kandungan Vitamin C. Serius, ini bukan hoax hasil grup WhatsApp keluarga.
Kita sering kali termakan "branding" yang udah puluhan tahun melekat. Jeruk emang segar, jeruk emang enak, tapi kalau kita ngomongin angka dan data, ada banyak buah lain yang diam-diam punya kekuatan super jauh di atas jeruk. Di artikel kali ini, kita bakal bongkar siapa saja sih sebenernya "monster" Vitamin C yang selama ini mungkin cuma lo lewatin gitu aja di pasar atau supermarket.
Jambu Biji: Sang Juara yang Rendah Hati
Kalau ada penghargaan buat buah paling underrated, Jambu Biji—terutama yang dagingnya merah—pasti jadi pemenangnya. Bayangin aja, dalam satu buah jambu biji berukuran sedang, kandungan Vitamin C-nya bisa mencapai dua kali lipat lebih banyak daripada jeruk. Kalau lo makan 100 gram jambu biji, lo bisa dapetin sekitar 200 mg Vitamin C. Bandingkan sama jeruk yang "cuma" punya sekitar 50 mg dalam berat yang sama. Jomplang banget, kan?
Gue sering heran kenapa jambu biji nggak punya kampanye marketing sebesar jeruk. Mungkin karena tekstur bijinya yang kadang bikin males atau rasanya yang nggak semencolok jeruk. Tapi buat lo yang lagi pengen ningkatin imun secara maksimal tanpa harus beli suplemen mahal di apotek, jambu biji adalah jawaban paling masuk akal. Harganya murah, gampang dicari, dan efeknya ke kulit serta daya tahan tubuh itu beneran nyata, bukan sekadar sugesti.
Kiwi: Si Mungil Berbulu yang Powerfull
Geser sedikit ke buah yang agak "aesthetic" dan sering muncul di postingan sarapan sehat para selebgram: Kiwi. Buah kecil yang kulitnya berbulu ini diam-diam adalah bom Vitamin C. Satu buah kiwi aja udah bisa memenuhi kebutuhan harian Vitamin C lo secara penuh. Rasanya yang asam manis segar itu juga memberikan sensasi "melek" instan kalau dimakan pagi-pagi.
Banyak orang ngira kiwi itu cuma buat gaya-gayaan atau topping pavlova doang. Padahal, kandungan nutrisinya nggak main-main. Selain Vitamin C, dia juga kaya serat. Jadi, selain imun tubuh lo terjaga, urusan "panggilan alam" alias pencernaan juga jadi makin lancar jaya. Meskipun harganya sedikit lebih mahal dibanding jambu biji, kiwi worth it banget buat dijadikan investasi kesehatan bulanan lo.
Pepaya: Bukan Sekadar Urusan ke Belakang
Stereotip paling umum soal pepaya adalah: "Makan pepaya biar BAB lancar." Ya, itu bener sih. Tapi manfaat pepaya nggak berhenti di situ doang. Pepaya itu salah satu sumber Vitamin C yang sangat solid. Satu mangkuk potongan pepaya (sekitar 150 gram) mengandung kurang lebih 90 mg Vitamin C. Jumlah ini udah lebih dari cukup buat menuhin kuota harian lo.
Gue pribadi ngerasa pepaya itu buah yang sangat "merakyat" dan ramah di kantong. Lo nggak perlu jadi kaya raya buat bisa makan pepaya tiap hari. Bonusnya, pepaya juga mengandung enzim papain yang bagus buat metabolisme. Jadi, kalau lo ngerasa badan lagi berat atau abis makan besar yang berlemak, hajar aja pake pepaya. Kulit jadi cerah, perut juga nggak begah.
Strawberry dan Kakak-Adiknya di Keluarga Berries
Siapa sih yang nggak suka strawberry? Bentuknya lucu, warnanya merah menggoda, dan kalau dijadikan smoothie rasanya juara. Ternyata, strawberry juga masuk dalam jajaran elit buah tinggi Vitamin C. Bahkan, kadungannya sedikit lebih tinggi dibandingkan jeruk kalau dihitung per gramnya. Selain strawberry, keluarga berries lain kayak blackcurrant juga punya kandungan Vitamin C yang gila-gilaan, meski mungkin agak susah dicari versi segarnya di pasar tradisional kita.
Makan strawberry itu berasa kayak lagi self-reward tapi versinya sehat. Lo dapet antioksidan tinggi yang bisa ngelawan radikal bebas akibat polusi Jakarta (atau kota besar lainnya) yang makin hari makin nggak ngotak. Jadi, daripada jajan boba terus, sesekali ganti lah sama semangkuk strawberry dingin.
Kenapa Kita Butuh Vitamin C Sebanyak Itu?
Mungkin lo bakal nanya, "Emang kenapa sih kita harus repot-repot nyari yang paling tinggi?" Well, tubuh kita itu nggak bisa memproduksi Vitamin C sendiri, guys. Kita harus asup dari luar. Vitamin C itu ibarat tim security di tubuh kita. Dia yang benerin jaringan yang rusak, dia yang bantu penyerapan zat besi, dan dia yang bikin kolagen biar muka lo nggak cepat keriput sebelum waktunya.
Apalagi di zaman sekarang yang mobilitasnya tinggi, stres kerjaan numpuk, dan cuaca yang sering nggak menentu (pagi panas terik, sore ujan badai). Tubuh kita butuh proteksi ekstra. Mengandalkan makanan instan jelas nggak bakal cukup. Pilihan buah-buahan di atas adalah jalan pintas paling enak buat tetep sehat tanpa harus ngerasa kayak lagi minum obat.
Penutup: Jangan Cuma Jadi Wacana
Pada akhirnya, mau lo pilih jambu biji yang murah meriah, kiwi yang fancy, atau pepaya yang legendaris, kuncinya satu: konsisten. Jangan cuma makan buah pas lagi sakit doang. Itu namanya "pemadam kebakaran". Mulailah masukin buah-buahan ini ke dalam menu harian lo.
Nggak perlu pusing mikirin angka mg (miligram) secara presisi banget. Yang penting, lo tahu kalau pilihan lo itu variatif. Jeruk emang enak, tapi dunia buah itu luas banget. Jadi, pas besok ke pasar atau tukang buah keliling, coba deh beli jambu biji atau pepaya. Kasih kesempatan buat buah-buah "non-jeruk" ini membuktikan kekuatannya di tubuh lo. Stay healthy, stay fresh, dan jangan lupa makan buah hari ini!
Next News

Jerawat Batu: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kesalahan yang Harus Dihindari
in 7 hours

Waxing: Manfaat, Jenis, Persiapan, dan Tips Perawatan Kulit Setelah Waxing
in 7 hours

Kentang: Manfaat, Kandungan Gizi, dan Fakta Menarik di Balik Umbi yang Mendunia
in 7 hours

Mentega: Mengenal Manfaat, Perbedaan dengan Margarin, dan Alasan Rasanya Lebih Istimewa
in 6 hours

Durian, Si Raja Buah yang Dicintai dan Dibenci: Mengapa Aromanya Begitu Kontroversial?
in 6 hours

Bolehkah Makan Telur Goreng Setiap Hari? Ketahui Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan
in 6 hours

Kenapa Kepala Terasa Pusing Saat Berdiri Mendadak?
in 2 hours

Mengapa Kepala Berputar Setelah Pesta Durian? Ini Faktanya
in 2 hours

Jangan Panik! Ini Alasan Kenapa Api Kompor Tiba-tiba Merah
in an hour

Jangan Dipaksa! Ini Gejala Rice Cooker Kamu Sudah Melemah
in an hour





