Minggu, 6 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

BNPB Catat 15 Kecamatan di Lampung dan Banten Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

RAU - Sunday, 06 September 2026 | 07:48 PM

Background
BNPB Catat 15 Kecamatan di Lampung dan Banten Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jakarta – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dan Banten. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat tiga kabupaten dan 15 kecamatan yang terdampak aktivitas gunung api tersebut.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, wilayah yang terdampak tersebar di Kabupaten Lampung Selatan dan Tanggamus di Provinsi Lampung, serta Kabupaten Pandeglang di Banten.

Di Kabupaten Lampung Selatan, wilayah yang masuk dalam daftar terdampak meliputi Kecamatan Punduh Pedada, Rajabasa, Kalianda, Ketapang, Bakauheni, Sidomulyo, dan Katibung.

Sementara di Kabupaten Pandeglang, Banten, terdapat empat kecamatan yang terdampak, yakni Carita, Labuan, Panimbang, dan Jiput.

Adapun di Kabupaten Tanggamus, Lampung, wilayah terdampak mencakup Kecamatan Pematang Sawa, Cukuh Balak, Semaka, dan Kota Agung.



Belum Ada Korban Jiwa

BNPB memastikan hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Suharyanto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak. Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa yang tercatat.

Sementara itu, pendataan terhadap kemungkinan kerusakan fisik masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Abu Vulkanik Terpapar ke Sejumlah Wilayah

Selain wilayah yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau, paparan abu vulkanik juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain.

BNPB menyebut DKI Jakarta, Banten, dan Lampung turut terpapar abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.



Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap memperhatikan informasi resmi dari pemerintah dan petugas kebencanaan terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.