Sabtu, 5 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Jajaran Bulog se-Indonesia Turun Serentak ke Pasar, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

Laila - Saturday, 05 September 2026 | 08:38 PM

Background
Jajaran Bulog se-Indonesia Turun Serentak ke Pasar, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

JAKARTA – Perum Bulog mengerahkan jajarannya di seluruh Indonesia untuk melakukan pemantauan pasar secara serentak pada Sabtu (5/9/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus menjaga harga beras dan kebutuhan pokok tetap terkendali.

Gerakan pangan murah dan operasi pasar menjadi bagian dari upaya Bulog memperkuat stabilisasi pangan. Pemantauan langsung dilakukan untuk mengetahui kondisi pasokan, harga, serta distribusi komoditas di berbagai daerah.

Kegiatan diawali melalui koordinasi nasional menggunakan konferensi video yang dipimpin Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani bersama Direktur SPHP Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono serta para pemimpin wilayah dan cabang Bulog.

Setelah koordinasi, jajaran Bulog langsung turun ke pasar di wilayah masing-masing. Mereka memeriksa harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, serta efektivitas intervensi pangan.

Stok Beras Pemerintah 4,9 Juta Ton

Bulog menyebut langkah pengawasan tersebut didukung oleh kondisi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang relatif kuat.



Per 5 September 2026, stok CBP yang dikelola Bulog tercatat sekitar 4,9 juta ton dan tersebar di jaringan pergudangan di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang 2026 hingga 5 September telah mencapai sekitar 756 ribu ton. Kondisi stok tersebut memberikan ruang bagi Bulog untuk melanjutkan intervensi pasar guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pemantauan langsung ke pasar merupakan bagian dari langkah antisipasi, terutama untuk mencegah terjadinya tekanan terhadap harga pangan dan inflasi.

Menurutnya, tugas utama Bulog adalah menjaga stabilitas harga pangan.

Cek Harga Beras di Pasar Jatinegara dan Rawamangun

Dalam kegiatan di Jakarta, Ahmad Rizal bersama Direktur Operasi Perum Bulog Andi Afdal dan Direktur Pemasaran Perum Bulog Rahmanto Amin Jatmiko melakukan monitoring langsung di Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun.



Jajaran Bulog berdialog dengan pedagang sekaligus mengecek harga dan ketersediaan beras di tingkat pasar. Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan distribusi beras SPHP berjalan dengan baik.

Selain beras SPHP, Bulog mendorong penguatan pasokan beras premium serta komoditas pangan lainnya agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.

Siapkan Tambahan 110 Ribu Ton Beras

Untuk memperkuat pasokan di pasar, Bulog juga telah berkoordinasi dengan jaringan ritel modern di seluruh Indonesia.

Bulog menyiapkan penyaluran 110.000 ton beras dalam satu bulan, yang terdiri dari 75.000 ton beras premium dan 35.000 ton beras medium.

Pasokan tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui jaringan ritel modern maupun pasar yang menjadi lokasi pemantauan harga pangan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap beras dengan harga yang kompetitif.



Monitoring pasar dilakukan bersama Satgas Pangan, TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola pasar, serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut mencakup pengawasan stok, distribusi hingga harga di tingkat konsumen.

Jika ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar, hasil pemantauan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah korektif di lapangan.

Bulog Sumut Salurkan 38.895 Ton Beras SPHP

Di Sumatera Utara, Pemimpin Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto bersama jajaran cabang juga melakukan pemantauan pasar.

Bulog Sumut memastikan beras SPHP tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hingga Sabtu (5/9/2026), penyaluran beras SPHP di Sumut telah mencapai 38.895 ton melalui sejumlah saluran, termasuk pasar tradisional.

Budi mengatakan ketersediaan beras SPHP akan terus dipantau dan pasokannya dilakukan secara harian sehingga masyarakat dapat memperoleh beras tersebut secara berkelanjutan.



Tags