Gubernur Sumut resmikan Jembatan Bailey dampak bencana di Tapteng
Laila - Saturday, 05 September 2026 | 08:32 PM


TAPANULI TENGAH – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meresmikan Jembatan Armco kombinasi Bailey di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis.
Jembatan tersebut menjadi salah satu infrastruktur yang dibangun sebagai bagian dari penanganan dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara pada akhir November 2025.
Bobby mengatakan, keberadaan jembatan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk memudahkan anak-anak menuju sekolah.
Menurutnya, Jembatan Bailey Parjalihotan merupakan satu dari 13 jembatan yang dibangun melalui kolaborasi personel TNI bersama masyarakat dalam rangka pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumut.
Jembatan tersebut menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 di Desa Parjalihotan. Akses ini dinilai penting bagi masyarakat karena menjadi jalur yang digunakan dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Bobby juga meminta kondisi jembatan dipantau secara berkala agar tetap dapat digunakan dengan baik. Ia mengusulkan pemeriksaan dilakukan setiap dua hingga tiga bulan sehingga apabila ditemukan kekurangan dapat segera dilakukan penguatan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjut Bobby, juga mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat dalam proses pembangunan jembatan tersebut.
"Penanganan bencana akan dilakukan sampai dengan 2028. Misalnya ada jalan yang rusak, nanti kita bangun," ujar Bobby.
Selain meninjau infrastruktur, Bobby juga berdialog langsung dengan warga Parjalihotan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rencana dukungan permodalan usaha bagi masyarakat melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Sumut dengan Bank Sumut.
Bantuan modal usaha tersebut direncanakan diberikan kepada 50 warga pertama. Bagi usaha yang dinilai berkembang dengan baik, dukungan modal selanjutnya akan dipertimbangkan untuk diberikan kembali.
Warga Parjalihotan, Idasari, menyambut baik perhatian pemerintah terhadap masyarakat setempat. Ia menyampaikan apresiasi dan berharap dukungan kepada warga dapat terus berlanjut.
Peresmian Jembatan Bailey Parjalihotan menjadi salah satu bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Tapanuli Tengah sekaligus membuka kembali akses masyarakat untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi.
Next News

Kabut Asap Selimuti Sumut, 7 Penerbangan di Bandara Kualanamu Delay
13 hours ago

BMKG: Asap Terdeteksi di Seluruh Sumatera Utara, Jarak Pandang Menurun
9 hours ago

Tapanuli Utara Berpotensi Kabut/Asap, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (14/10)
13 hours ago

Medan Fashion Culture Festival 2026 Angkat Inovasi Ulos dan Promosikan Desainer Lokal
a day ago

Pengguna Vape Narkotika di Sumut Didominasi Remaja Usia 15–20 Tahun
2 days ago

Impor Bahan Bakar Mineral dan Plastik ke Sumut Turun pada Juli 2026
2 days ago

Sumut Dapat 15.011 Kuota Bedah Rumah pada 2026, Daerah Diminta Percepat Realisasi
a day ago

BMKG: Kualitas Udara Sumut Sedang hingga Tidak Sehat akibat Sebaran Asap
a day ago

BNNP Sumut Soroti Pengguna Vape Narkotika dari Kalangan Remaja, Prevalensi Narkoba Jadi Perhatian
a day ago

Impor Bahan Bakar Mineral ke Sumut Turun 28 Persen pada Juli 2026
a day ago





