Kamis, 22 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan

RAU - Thursday, 22 October 2026 | 11:36 AM

Background
Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan

MEDAN – Cuaca di wilayah Provinsi Sumatera Utara pada Kamis, 22 Oktober 2026, diprakirakan didominasi hujan. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang dikutip TribunWow.com, sejumlah kabupaten dan kota berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan sedang.

Sementara itu, 11 wilayah diperkirakan mengalami cuaca berawan, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Nias, Asahan, Toba, Nias Selatan, Samosir, Serdang Bedagai, Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Padangsidimpuan.

Informasi prakiraan cuaca ini dapat menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari, terutama bagi warga yang hendak bepergian atau beraktivitas di luar ruangan.

Berikut rincian prakiraan cuaca di 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara pada Kamis, 22 Oktober 2026:

Wilayah dengan Prakiraan Hujan Sedang



  • Tapanuli Tengah
  • Humbang Hasundutan

Wilayah dengan Prakiraan Hujan Ringan

  • Langkat
  • Karo
  • Deli Serdang
  • Simalungun
  • Labuhanbatu
  • Dairi
  • Mandailing Natal
  • Pakpak Bharat
  • Batu Bara
  • Padang Lawas Utara
  • Padang Lawas
  • Labuhanbatu Selatan
  • Labuhanbatu Utara
  • Nias Utara
  • Nias Barat
  • Kota Sibolga
  • Kota Tanjung Balai
  • Kota Binjai
  • Kota Gunungsitoli

Wilayah dengan Prakiraan Berawan

  • Tapanuli Utara
  • Tapanuli Selatan
  • Nias
  • Asahan
  • Toba
  • Nias Selatan
  • Samosir
  • Serdang Bedagai
  • Kota Medan
  • Kota Pematangsiantar
  • Kota Tebing Tinggi
  • Kota Padangsidimpuan

Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca setempat. Bagi yang akan bepergian, sebaiknya menyiapkan perlengkapan hujan dan memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat disarankan memeriksa informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan atau kegiatan di luar ruangan.