Gus Irawan Ajak Warga Saipar Dolok Hole Perangi Narkoba dan Rentenir, Dorong Pengajian Jadi Kekuatan Bangkitkan Ekonomi
RAU - Tuesday, 20 October 2026 | 03:27 PM
SAIPAR DOLOK HOLE – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai agama, memerangi narkoba dan penyakit sosial, serta membangun kemandirian ekonomi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pascabencana.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Saipar Dolok Hole di Desa Batang Garut Parsuluman, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Minggu (18/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu.
Dalam arahannya, Gus Irawan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi harus dilihat dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, terutama peningkatan kesejahteraan dan penurunan angka kemiskinan.
"Ukuran pembangunan bukan sekadar jalan yang semakin bagus atau infrastruktur yang semakin baik. Yang harus kita ukur adalah manfaat pembangunan itu bagi masyarakat, apakah kesejahteraan meningkat dan kemiskinan berkurang," tegasnya.
Menurut Bupati, tantangan pemulihan Tapsel setelah bencana pada November 2025 masih membutuhkan kerja keras, kolaborasi, dan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kondisi tersebut juga diperberat oleh keterbatasan kemampuan fiskal daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran dan belum pulih optimalnya aktivitas sejumlah sektor ekonomi.
Karena itu, Gus Irawan menekankan pentingnya mencari terobosan melalui program-program pemerintah pusat agar manfaat pembangunan dan dukungan anggaran dapat menjangkau masyarakat Tapsel.
Ia juga mendorong pengembangan sektor produktif yang menjadi sumber penghidupan masyarakat, khususnya pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.
Sejumlah program yang didorong Pemerintah Kabupaten Tapsel antara lain pengembangan 1.000 hektare jagung, perluasan areal kopi, program Seribu Kolam, serta pengembangan ayam petelur. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi, membuka peluang usaha, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Bupati turut mengingatkan Dinas terkait agar memastikan kelompok tani, calon petani, dan calon lahan terdata dengan baik sehingga masyarakat dapat memenuhi persyaratan untuk mengakses berbagai program bantuan pemerintah.
"Program yang ada di APBN harus kita upayakan agar bisa masuk ke Tapsel. Kita harus aktif mencari peluang dan memastikan masyarakat kita siap menerima program tersebut," ujarnya.
Selain mendorong pemulihan ekonomi, Gus Irawan mengajak masyarakat menjadikan kegiatan keagamaan sebagai sarana memperkuat persatuan dan membentengi keluarga dari berbagai persoalan sosial.
Ia secara khusus menyerukan gerakan bersama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan praktik rentenir yang dapat merusak kehidupan keluarga serta memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Diperlukan keterlibatan keluarga, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah peredaran serta penyalahgunaannya.
Sementara itu, masyarakat juga didorong menghindari jeratan pinjaman berbunga tinggi dengan memperkuat kemandirian ekonomi dan memanfaatkan akses pembiayaan yang lebih sehat sesuai ketentuan.
Bupati berharap BKMT tidak hanya menjadi wadah memperdalam ilmu agama, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, dan menggerakkan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
Gus Irawan juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki agenda turun langsung ke desa-desa secara berkala, termasuk pada akhir pekan, untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memantau pelaksanaan program pembangunan.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa kegiatan di luar ruangan perlu memperhatikan kondisi kabut asap. Masyarakat juga diimbau mematuhi anjuran kesehatan serta tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan yang dapat memperburuk kualitas udara dan membahayakan lingkungan.
Sementara itu, tokoh masyarakat Sumatera Utara yang juga mantan Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M. Pasaribu, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung pemerintah daerah menghadapi tantangan pembangunan.
Ia mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah ke depan berpotensi menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran, berkurangnya transfer pemerintah pusat, serta belum optimalnya aktivitas ekonomi sejumlah sektor pascabencana.
Karena itu, menurut Syahrul, seluruh pemangku kepentingan perlu memperkuat kebersamaan dan membantu pemerintah mencari sumber-sumber program pembangunan, termasuk dari anggaran pemerintah pusat.
"Kalaupun kesempatan membangun mungkin berkurang, semangat untuk membangun tidak boleh menurun," pesannya.
Syahrul juga mengajak jamaah mendoakan Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tapsel agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta mencari solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Ia mengapresiasi keberlangsungan BKMT yang telah dirintisnya sejak 2011. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat kegiatan keagamaan dan kebersamaan masyarakat hingga ke tingkat desa dan dusun.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut Bupati Gus Irawan bersama jajaran juga menyerahkan tali asih dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tapsel kepada lima anak yatim. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp100.000.
Kegiatan pengajian diisi dengan tausiyah agama oleh Al-Ustadz Ilhamsyah. Turut hadir Anggota DPRD Tapsel M. Rawi Ritonga, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Tapsel, Plt. Camat Saipar Dolok Hole, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tapsel, pengurus BKMT tingkat kecamatan dan desa, alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah BKMT Kecamatan Saipar Dolok Hole.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat semakin kuat untuk mendukung pemulihan pascabencana, memperkuat ketahanan sosial, serta mewujudkan Tapsel yang bangkit dan semakin sejahtera.
Next News

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan
in 7 hours

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Palas Gelar Gerakan Pasar Murah
21 hours ago

Pemkab Padanglawas Kembali Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
10 hours ago

Pemprov Sumut Instruksikan Sekolah Kembali Gelar PTM 100 Persen Mulai 21 Oktober 2026
12 hours ago

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)
20 hours ago

Gus Irawan Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Kekerasan Anak, dan Ketidakadilan Gender, Kunci Wujudkan Tapsel Layak Anak
2 days ago

Pemkab Tapsel Raih Predikat Kabupaten Informatif, Gus Irawan Terima Achievement Person Award atas Kecepatan Penyediaan Data Pascabencana
2 days ago

Prakiraan Cuaca BMKG Senin 19 Oktober 2026, 12 Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
3 days ago

Gus Irawan Ajak Warga Saipar Dolok Hole Perangi Narkoba dan Rentenir, Dorong Pengajian Jadi Kekuatan Bangkitkan Ekonomi
4 days ago

Gus Irawan: Sekolah Rakyat Harus Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan, 354 Siswa Tapsel Disiapkan Jadi Agen Perubahan
4 days ago




