Sekda Tapsel Dampingi Satgas PRR Tinjau Jalan Lintas Sipirok–Tarutung, Perbaikan Dikebut Jelang Nataru
RAU - Thursday, 22 October 2026 | 03:35 AM


SIPIROK
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana meninjau penanganan jalan rusak di Jalan Lintas Sipirok–Tarutung, tepatnya di Dusun Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (21/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan tindak lanjut perbaikan jalan nasional yang terdampak longsor pada November 2025, sekaligus mendorong percepatan penanganan agar akses transportasi lebih aman menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., dalam kegiatan tersebut diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel, H. Sofyan Adil Siregar, S.P., M.M., yang mendampingi tim Satgas PRR meninjau langsung kondisi jalan dan perkembangan pekerjaan perbaikan di lapangan.
Tim Satgas PRR yang melakukan peninjauan terdiri dari Brigjen TNI Fadjar Tjahjono serta Gunadi Antariksa dan Dermawan Atlan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 14.10 WIB dan disambut perwakilan PT Adhi Karya selaku pihak yang menangani perbaikan jalan nasional tersebut.
Di lokasi, Sekda Sofyan Adil Siregar bersama tim Satgas PRR dan perwakilan PT Adhi Karya berdiskusi mengenai kondisi jalan, progres penanganan, serta langkah perbaikan yang perlu dilakukan. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan dampak bencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Usai peninjauan, Sofyan menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut sebelumnya terdampak longsor pada November 2025 yang mengakibatkan sebagian badan jalan amblas. Kondisi itu kembali menjadi perhatian setelah beberapa hari sebelumnya sebuah mobil terperosok dan jatuh di lokasi tersebut.
"Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung tindak lanjut penanganan jalan yang sebelumnya terdampak longsor. Kondisinya menjadi perhatian karena beberapa hari lalu ada kendaraan yang terperosok dan jatuh. Karena itu, kita perlu memastikan bagaimana perkembangan penanganannya di lapangan," ujar Sofyan.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil peninjauan, akses jalan tersebut saat ini sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun masih diberlakukan sistem buka-tutup jalur untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
"Alhamdulillah, sudah dilihat langsung bahwa akses sudah bisa dilalui walaupun dalam kondisi buka-tutup. Mudah-mudahan ini cepat tertangani agar pada libur Natal dan Tahun Baru nanti tidak menjadi kendala," katanya.
Sofyan menambahkan, berdasarkan informasi dari pihak PT Adhi Karya, penanganan jalan tersebut direncanakan melalui pelurusan trase jalan. Pekerjaan ini membutuhkan pengaturan lalu lintas karena berpotensi memengaruhi kelancaran kendaraan yang melintas selama proses pengerjaan berlangsung.
Oleh sebab itu, ia berharap pekerjaan perbaikan dapat berjalan beriringan dengan pengaturan akses lalu lintas sehingga mobilitas masyarakat tetap terjaga. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga akan terus memantau perkembangan kondisi jalan dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.
"Informasi dari Adhi Karya, jalan ini akan diluruskan. Proses pengerjaannya tentu berpotensi mengganggu lalu lintas. Harapan kita, pekerjaan dapat berjalan simultan dengan pengaturan akses agar jalan tetap bisa dilewati. Mudah-mudahan sebelum Nataru kondisinya sudah aman. Kita juga akan terus memonitor dan berkoordinasi apabila ada situasi yang memerlukan penanganan bersama," ungkapnya.
Menutup keterangannya, Sofyan mengimbau para pengemudi dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan tersebut, mengingat kondisi badan jalan masih memerlukan perhatian dan penanganan lanjutan.
"Saya minta kepada para pengemudi dan pengguna jalan yang melintas di lokasi ini untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta bersabar mengikuti sistem buka-tutup jalur. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama," tegasnya.
Pemkab Tapsel berharap percepatan penanganan jalan terdampak bencana tersebut dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran arus transportasi masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Next News

Wabup Jafar Ajak 1.700 Santri Tapsel Terlibat dalam Tiga Gerakan Besar: Perangi Narkoba, Judi Online, dan Kemiskinan
7 hours ago

Puncak Hujan November-Desember, BMKG Minta Pemda Urus Kesiapan Drainase
in 2 hours

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan
in 2 hours

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Palas Gelar Gerakan Pasar Murah
a day ago

Pemkab Padanglawas Kembali Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
15 hours ago

Pemprov Sumut Instruksikan Sekolah Kembali Gelar PTM 100 Persen Mulai 21 Oktober 2026
17 hours ago

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)
a day ago

Gus Irawan Ajak Warga Saipar Dolok Hole Perangi Narkoba dan Rentenir, Dorong Pengajian Jadi Kekuatan Bangkitkan Ekonomi
2 days ago

Gus Irawan Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Kekerasan Anak, dan Ketidakadilan Gender, Kunci Wujudkan Tapsel Layak Anak
2 days ago

Pemkab Tapsel Raih Predikat Kabupaten Informatif, Gus Irawan Terima Achievement Person Award atas Kecepatan Penyediaan Data Pascabencana
2 days ago




