BMKG Usulkan Tambahan Anggaran Rp119 Miliar untuk Perkuat Sistem Mitigasi Bencana di Sumatera
RAU - Saturday, 27 June 2026 | 07:01 PM


JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp119,09 miliar untuk memperkuat sistem observasi kebencanaan serta mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga provinsi di Pulau Sumatera.
Usulan tersebut disampaikan Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Menurut Guswanto, alokasi anggaran tersebut diprioritaskan untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dinilai memiliki kebutuhan mendesak dalam peningkatan sistem deteksi dini bencana hidrometeorologi maupun geologi.
Ia menjelaskan, penguatan teknologi observasi dan percepatan rehabilitasi pascabencana menjadi langkah strategis untuk memulihkan sekaligus meningkatkan keandalan sistem pemantauan kebencanaan di wilayah barat Indonesia.
"Pemenuhan teknologi observasi dan percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Sumatera menjadi salah satu prioritas utama dalam perencanaan belanja BMKG," ujar Guswanto.
Usulan khusus untuk wilayah Sumatera tersebut merupakan bagian dari paket tambahan anggaran BMKG senilai Rp757,336 miliar yang diajukan guna mengurangi kekurangan pagu indikatif anggaran tahun 2027.
Selain penguatan mitigasi bencana di Sumatera, tambahan anggaran juga akan digunakan untuk memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman luar negeri proyek berjalan sebesar Rp361,58 miliar, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola senilai Rp166,6 miliar, serta pengadaan fasilitas teknologi berupa cloud chamber sebesar Rp110 miliar.
BMKG mengajukan tambahan anggaran tersebut setelah hanya memperoleh pagu indikatif tahun anggaran 2027 sebesar Rp2,161 triliun, sementara kebutuhan ideal lembaga diperkirakan mencapai Rp4,648 triliun, sehingga masih terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp2,48 triliun.
Melalui usulan tersebut, BMKG berharap dukungan dari Komisi V DPR RI agar penguatan sistem mitigasi bencana, khususnya di wilayah rawan seperti Pulau Sumatera, dapat berjalan optimal.
Next News

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Rabu 22 Juli 2026: Mayoritas Hujan Ringan, Sebagian Berawan
in 5 hours

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional
20 hours ago

Menhub: Bandara Husein untuk Rute Domestik, Internasional di Kertajati
20 hours ago

BGN kenalkan lima deputi baru, sukseskan perbaikan tata kelola MBG
21 hours ago

Mendikdasmen siapkan rekrutmen guru PNS Sekolah Nasional Terintegrasi
21 hours ago

1.000 Tiket Gratis untuk Pemilik KTP Medan Bermarga Batak Toba di PRSU 2026
21 hours ago

Wamenkes Tinjau Kesiapan RSUD dr Pirngadi Medan Dukung Penanggulangan TB
21 hours ago

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pendopo Bupati Tapsel Berlangsung Seru, Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol
a day ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan 10 Ribu Benih Ikan dan Pakan untuk Optimalisasi Tujuh Kolam di Pargarutan Dolok
a day ago

Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Desa Pasir
a day ago





