BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Senin 6 Juli 2026
Liaa - Monday, 06 July 2026 | 08:44 AM


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang pada Senin (6/7/2026). Meski demikian, sebagian besar wilayah Indonesia kini mulai memasuki musim kemarau.
Dalam prospek cuaca terbarunya, BMKG menjelaskan bahwa berdasarkan analisis indikator iklim global, fenomena El Nino masih terpantau berlangsung di Samudra Pasifik. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh indeks Niño 3.4 sebesar +1,24 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -25,8.
"Kondisi ini umumnya berdampak pada pengurangan potensi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia," tulis BMKG dalam keterangan resminya. Meski musim kemarau semakin meluas, BMKG menegaskan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Pada periode yang sama, curah hujan harian tertinggi tercatat di Kepulauan Riau sebesar 81 mm, Kalimantan Barat 76 mm, Papua Tengah 57 mm, dan Sumatera Utara 54 mm. Menurut BMKG, kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih aktifnya sejumlah dinamika atmosfer, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) di sebagian wilayah Papua, Gelombang Kelvin di sebagian Sumatera dan Kalimantan, serta Gelombang Rossby Ekuatorial di sebagian Papua.
Selain itu, analisis kondisi atmosfer skala lokal menunjukkan adanya peningkatan aktivitas konvektif akibat labilitas atmosfer yang cukup kuat. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan yang berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat, disertai angin kencang di sejumlah wilayah.
Lantas, wilayah mana saja yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang pada Senin, 6 Juli 2026?
Wilayah yang berpotensi hujan lebat dan angin kencang 6 Juli 2026
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, berikut wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada Senin (6/7/2026):
1. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:
Aceh
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Banten
Jawa Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Barat
2. Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Bengkulu
3. Wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang:
Banten
Kepulauan Bangka Belitung
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Timur
Papua
Papua Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi. Dampak yang perlu diwaspadai antara lain genangan, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, gangguan perjalanan, hingga berkurangnya jarak pandang. "Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak turunan hujan lebat seperti genangan, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, gangguan perjalanan, dan berkurangnya jarak pandang," tulis BMKG. BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi sambaran petir dengan tidak berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang rapuh.
Selain itu, masyarakat disarankan membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai angin kencang dan petir. Untuk memperoleh informasi cuaca terkini, masyarakat dapat memantau pembaruan melalui situs resmi BMKG maupun akun media sosial resmi @infobmkg.
Next News

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Rabu 22 Juli 2026: Mayoritas Hujan Ringan, Sebagian Berawan
in 5 hours

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional
20 hours ago

Menhub: Bandara Husein untuk Rute Domestik, Internasional di Kertajati
20 hours ago

BGN kenalkan lima deputi baru, sukseskan perbaikan tata kelola MBG
20 hours ago

Mendikdasmen siapkan rekrutmen guru PNS Sekolah Nasional Terintegrasi
20 hours ago

1.000 Tiket Gratis untuk Pemilik KTP Medan Bermarga Batak Toba di PRSU 2026
21 hours ago

Wamenkes Tinjau Kesiapan RSUD dr Pirngadi Medan Dukung Penanggulangan TB
21 hours ago

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pendopo Bupati Tapsel Berlangsung Seru, Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol
a day ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan 10 Ribu Benih Ikan dan Pakan untuk Optimalisasi Tujuh Kolam di Pargarutan Dolok
a day ago

Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Desa Pasir
a day ago





