Minggu, 5 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Drama Musikal "Sinergi Kuat Tapsel Bangkit" Memukau Ribuan Pengunjung di PRSU ke-50

RAU - Sunday, 05 July 2026 | 02:52 PM

Background
Drama Musikal "Sinergi Kuat Tapsel Bangkit" Memukau Ribuan Pengunjung di PRSU ke-50

MEDAN – Drama musikal "Sinergi Kuat Tapsel Bangkit" menjadi pusat perhatian dalam Malam Pagelaran Seni dan Budaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Pertunjukan yang berlangsung di Panggung Keong PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sabtu (4/7/2026) malam, berhasil memikat ribuan pengunjung yang memenuhi area pertunjukan.

Penampilan yang dibawakan oleh Sanggar Seni Sopo Daganak binaan PT AR tersebut mengisahkan perjalanan masyarakat Tapanuli Selatan menghadapi bencana besar yang terjadi pada November 2025. Melalui perpaduan drama, tarian tradisional, musik, serta tata panggung yang apik, pertunjukan menggambarkan suasana saat bencana melanda, proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga bangkitnya masyarakat melalui semangat gotong royong.

Drama musikal ini mengusung pesan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan. Nilai-nilai Dalihan Natolu juga ditampilkan sebagai landasan budaya yang memperkuat solidaritas masyarakat Tapanuli Selatan.

Sebelum pertunjukan dimulai, pembawa acara menjelaskan bahwa seluruh konsep, naskah, komposisi musik, aransemen, hingga produksi drama musikal merupakan karya orisinal para trainer Sanggar Seni Sopo Daganak. Karya tersebut dipersembahkan sebagai media edukasi sekaligus penyampaian pesan tentang pentingnya kebersamaan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Malam pagelaran dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, yang hadir bersama Ketua TP PKK Tapanuli Selatan, Ny. Murni Gus Irawan. Hadir pula Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, perantau asal Tapanuli Selatan, serta ribuan masyarakat yang memadati arena PRSU.



Dalam sambutannya, Gus Irawan menegaskan bahwa tema "Sinergi Dalihan Natolu, Tapsel Bangkit: Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat" merupakan komitmen bersama untuk membangun kembali daerah pascabencana. Menurutnya, proses pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup pemulihan ekonomi, sosial, dan mental masyarakat.

Ia juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, di antaranya pemberantasan penyalahgunaan narkoba, penanganan praktik rentenir melalui Program KUR Berkah Bank Sumut, pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, serta optimalisasi lahan tidur menjadi lahan produktif.

Bupati mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program yang telah disiapkan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, dukungan pembiayaan melalui KUR berbunga nol persen, pendampingan usaha, hingga jaminan pemasaran hasil pertanian melalui BUMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama juga digelar deklarasi bersama untuk mengusulkan sastrawan dan budayawan Sanusi Pane sebagai Pahlawan Nasional. Deklarasi tersebut dipimpin Bupati bersama unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, serta perwakilan dunia pendidikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa Sanusi Pane dalam perkembangan sastra Indonesia dan kontribusinya terhadap bahasa persatuan.

Rangkaian acara semakin semarak dengan parade busana tenun khas Tapanuli Selatan yang diperagakan oleh Bupati beserta istri, Wakil Bupati dan istri, Sekretaris Daerah bersama istri, para pimpinan OPD, kepala bagian, hingga para camat. Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi kain tenun daerah sebagai salah satu warisan budaya yang terus dikembangkan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.



Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, memberikan apresiasi terhadap penampilan Kabupaten Tapanuli Selatan yang dinilainya sangat atraktif dan mampu menarik perhatian masyarakat. Ia juga mengusulkan agar penyelenggaraan PRSU berikutnya menghadirkan forum business matching untuk mempertemukan investor dengan pelaku UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Salah seorang pengunjung, Farida Siregar, perantau asal Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, mengaku terharu menyaksikan drama musikal tersebut. Menurutnya, pertunjukan itu mengingatkan kembali pada perjuangan masyarakat saat menghadapi bencana, sekaligus menunjukkan kuatnya solidaritas berbagai pihak dalam membantu proses pemulihan.

Malam Pagelaran Seni dan Budaya Kabupaten Tapanuli Selatan ditutup dengan pembagian berbagai hadiah door prize, seperti sepeda, mesin cuci, televisi, kompor gas, dispenser, kipas angin, hingga rice cooker kepada para pengunjung.

Sebagai informasi, PRSU ke-50 berlangsung mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 dan menjadi ajang promosi budaya, pariwisata, investasi, serta potensi unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.