Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi di Medan, Menko AHY: Pendidikan Gratis Putus Rantai Kemiskinan
Laila - Saturday, 04 July 2026 | 11:26 AM


Medan – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan peninjauan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II di Kota Medan, Jumat (3/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus mendukung program prioritas pemerintah di sektor pendidikan.
Dalam keterangannya, AHY mengatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus memutus rantai kemiskinan yang terjadi secara turun-temurun.
"Melalui program ini, pemerintah memberikan pendidikan yang sepenuhnya gratis, mulai dari proses penerimaan hingga peserta didik menyelesaikan pendidikan. Setelah lulus, mereka memiliki kesempatan untuk melanjutkan ke pendidikan vokasi, perguruan tinggi, ataupun langsung memasuki dunia kerja," ujar AHY.
Sekolah Rakyat Terintegrasi II dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota Medan dengan luas sekitar enam hektare. Kawasan pendidikan tersebut dirancang menjadi sekolah terpadu yang mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kompleks.
Sekolah ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.080 peserta didik, terdiri dari 540 siswa tingkat SD, serta masing-masing 270 siswa untuk jenjang SMP dan SMA.
AHY menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan hasil kolaborasi berbagai kementerian. Kementerian Sosial bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program, sementara pembangunan fisik didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Adapun Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berperan mengoordinasikan pembangunan infrastruktur agar program berjalan sesuai target.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
"Negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi seluruh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan secara ekonomi maupun sosial," katanya.
Pada kesempatan itu, AHY juga mengapresiasi Pemerintah Kota Medan beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi sejak tahap perencanaan hingga proses pembangunan fisik sekolah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari penyusunan perencanaan, penyiapan lahan, hingga pelaksanaan konstruksi.
Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan mencetak generasi yang lebih siap menghadapi masa depan.
Next News

Deputi 3 Bidang Badan Komunikasi, Tinjau Sekolah Rakyat Medan, 44 Ribu Siswa SudahTersebar di 181 Titik
5 hours ago

Influenza A di Sumut Terdeteksi 27 Kasus
5 hours ago

Bupati Gus Irawan Tawarkan Solusi Ekonomi bagi Warga di Tengah Sosialisasi Dampak Penambangan Tanpa Izin
5 hours ago

Bupati Tapsel Buka Vaksinasi Rabies Massal, Targetkan Tapsel Bebas Rabies 2029
5 hours ago

Bendungan Batu Tunggal Diresmikan, Rp1,2 Miliar APBD Tapsel Kembali Alirkan Air ke Sawah Warga
5 hours ago

Tekankan Posyandu 6 SPM Plus, Bupati Tapsel: Kader Harus Jadi Mata dan Telinga Pemerintah
5 hours ago

Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: Menagih Kesetaraan Hukuman Bagi Koruptor
18 hours ago

Wabup Tapsel Buka Poss Cup III Legend U-35, Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan
21 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumut Sabtu 26 September 2026, Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan
13 hours ago

Pemprov Sumut Sediakan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
13 hours ago





