Samosir Music International 2026 Siap Digelar, Kolaborasi Budaya Nusantara dan Dorong Pariwisata Danau Toba
RAU - Thursday, 02 July 2026 | 05:03 AM


Samosir
Festival Samosir Music International (SMI) 2026 siap digelar pada 2–4 Juli 2026 di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN), festival ini mengusung kolaborasi musik, budaya, olahraga, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata prioritas.Menjelang pelaksanaan, panitia menyatakan seluruh persiapan teknis, produksi, dan koordinasi lintas sektor telah memasuki tahap akhir. Festival ini melibatkan pemerintah, komunitas seni, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, serta masyarakat lokal dalam berbagai rangkaian kegiatan.
Inisiator Samosir Music International, Henry Manik, Kamis (2/7/2026) mengatakan penyelenggaraan festival tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Samosir Music International kami rancang sebagai ruang kolaborasi budaya yang melibatkan masyarakat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Kami ingin festival ini tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal, membuka peluang bagi pelaku UMKM, dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia," sebut Henry.
Salah satu ciri penyelenggaraan tahun ini adalah keterlibatan masyarakat dalam berbagai program, mulai dari pertunjukan seni, tari massal, pelibatan sanggar budaya, hingga dukungan terhadap operasional kegiatan.
Festival juga menghadirkan partisipasi komunitas seni dari Papua Selatan yang akan menampilkan pertunjukan tari dan musik tradisional serta memperkenalkan produk ekonomi kreatif melalui area pameran. Kehadiran mereka melengkapi semangat pertukaran budaya yang menjadi tema utama penyelenggaraan tahun ini.
Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arditama Nusantara Putra, menilai penyelenggaraan SMI menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem pariwisata Danau Toba.
"Samosir Music International menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri kreatif dapat memperkuat daya tarik destinasi. Sesuai dengan arah kebijakan Ibu Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, event daerah perlu terus didorong tidak hanya sebagai perayaan budaya, tetapi juga sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi lokal. Melalui event seperti ini, Kementerian Pariwisata berharap dampak ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekaligus memperkuat citra Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia,"terangnya.
Selama tiga hari penyelenggaraan, SMI 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan budaya, musik, olahraga, dan aktivitas sosial. Hari pertama akan diawali dengan ritual adat Batak yang dipimpin Lembaga Adat Batak Samosir, dilanjutkan pelayanan kesehatan masyarakat dan pertunjukan seni budaya. Seluruh agenda pada hari pertama dapat diikuti masyarakat tanpa tiket masuk.
Pada hari kedua, festival diawali dengan pertunjukan tortor massal yang melibatkan masyarakat sekitar kawasan Tuktuk. Malam harinya, panggung utama menghadirkan penampilan Lyodra, Style Voice, Dorman Manik, Rani Simbolon, Saut Situmorang, dan Ogar Nababan.
Hari ketiga diawali dengan penyelenggaraan SMI Run yang diikuti sekitar 700 peserta. Pada malam penutupan, festival menghadirkan kolaborasi musisi nasional dan internasional, antara lain Punkgoaran, Bermarga, Maite Hontelé y La Novia (Belanda), Alsant Nababan, serta Viky Sianipar Band bersama musisi dari Jerman dan Inggris. Sejumlah musisi lokal juga turut tampil dalam rangkaian acara.
Antusiasme terhadap penyelenggaraan festival mulai terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel dan akomodasi di kawasan Tuktuk dan sekitarnya menjelang pelaksanaan acara. Kondisi tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, serta pelaku UMKM di Kabupaten Samosir.
Sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara, Samosir Music International diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat promosi pariwisata Danau Toba di tingkat nasional maupun internasional.
Next News

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional
8 hours ago

Menhub: Bandara Husein untuk Rute Domestik, Internasional di Kertajati
8 hours ago

BGN kenalkan lima deputi baru, sukseskan perbaikan tata kelola MBG
8 hours ago

Mendikdasmen siapkan rekrutmen guru PNS Sekolah Nasional Terintegrasi
8 hours ago

1.000 Tiket Gratis untuk Pemilik KTP Medan Bermarga Batak Toba di PRSU 2026
8 hours ago

Wamenkes Tinjau Kesiapan RSUD dr Pirngadi Medan Dukung Penanggulangan TB
8 hours ago

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pendopo Bupati Tapsel Berlangsung Seru, Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol
10 hours ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan 10 Ribu Benih Ikan dan Pakan untuk Optimalisasi Tujuh Kolam di Pargarutan Dolok
11 hours ago

Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Desa Pasir
21 hours ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian, Dorong Produktivitas serta Kesejahteraan Petani
a day ago





