Paviliun Madina di PRSU Ke-50 Tampilkan Kopi Mandailing, Amak Lampisan, Labu Jipang, hingga Gordang Sambilan
RAU - Sunday, 05 July 2026 | 08:59 AM


MEDAN
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50.
PRSU 2026 berlangsung 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Acara resmi dibuka Jumat, (3/07/2026) malam.
Mengusung tema "Harmoni Emas", PRSU tahun ini menjadi etalase investasi, pameran UMKM, dan ajang promosi potensi seluruh daerah di Sumatera Utara (Sumut). Penyelenggaraan setengah abad PRSU disulap menjadi etalase kebanggaan Sumut yang menggerakkan ekonomi.
Paviliun Pemkab Madina menghadirkan beragam olahan pangan lokal. Di antaranya labu jipang, alame, ubi jalar, kipang pulut, dan kopi Mandailing yang menjadi ikon daerah.
Selain makanan, paviliun juga memamerkan kerajinan tangan khas Madina. Yakni amak lampisan berbahan pandan dan berbagai produk rotan, serta hasil pertanian.
Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, momentum PRSU dimanfaatkan untuk menampilkan seluruh potensi UMKM Madina.
"Apa yang kita tampilkan di PRSU ke-50 menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung. Untuk menunjukkan bahwa Madina adalah daerah yang berpotensi untuk dikembangkan, baik dari sisi UMKM maupun pertanian," ujar Saipullah.
Ia menjelaskan, Pemkab Madina akan menggandeng PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) melalui Ivan Iskandar Batubara untuk pengembangan UMKM.
"Ivan Iskandar Batubara merupakan tokoh nasional yang menjabat di Kadin Pusat. Beliau sangat memperhatikan UMKM di Kabupaten Madina. Tentu beliau akan membantu mengoptimalkan potensi yang ada di daerah kita," katanya.
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi menyebut paviliun Madina sebagai etalase miniatur daerah.
"Dengan potensi yang ada di paviliun, ini sebagai etalase miniatur Madina. Semoga produk kita semakin diterima di Sumut," harapnya.
Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menambahkan, UMKM telah menjadi prioritas pemerintah sejak dulu. "Kita mendukung pengembangan UMKM di Madina dengan cara melakukan kolaborasi," sebutnya.
Tokoh Nasional Ivan Iskandar Batubara menilai penguatan UMKM harus dilakukan melalui kolaborasi. "Produk Madina sudah semakin hilir, nilai tambahnya sudah ada. Melalui PRSU ini merupakan titik terang. Ke depan, Madina menjadi daerah yang ramah bagi investasi," ujarnya.
Next News

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Selasa 25 Agustus: 33 Kabupaten/Kota Diguyur Hujan Ringan, Dua Wilayah Waspada Hujan Sedang
in 4 hours

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peletakan Batu Pertama Masjid Dar Ibnu Arrizah, Pemkab Tapsel Dukung Pengembangan Pesantren
in 4 hours

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit
13 hours ago

PCNU Tapsel Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Ajak NU Bersinergi Perangi Narkoba, Judol dan Kemiskinan
13 hours ago

11 OPD/UPTD Paluta raih apresiasi, Indeks Inovasi Daerah 2025 berpredikat "Inovatif"
13 hours ago

Pusdalops catat 357 KK terdampak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan
17 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 24 Agustus 2026: Mayoritas Diguyur Hujan Ringan
20 hours ago

Pemprov Sumut Siapkan BKK Rp 5–Rp 50 Miliar untuk Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
2 days ago

Bupati Tapsel Ajak BKMT Perkuat Peran Agama dan Perangi Narkoba, Rentenir, serta Kemiskinan
2 days ago

KNPI Tapsel Periode 2026–2029 Dilantik, Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Jadi Motor Percepatan Pemulihan Pascabencana
2 days ago





