Wali Kota Medan Jadi Duta Penggerak Ayah Teladan, Dorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
RAU - Wednesday, 05 August 2026 | 09:55 AM


Pemerintah Kota Medan terus mendukung penguatan peran ayah dalam keluarga melalui pelaksanaan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), sebuah program yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).
Sebagai bentuk komitmen terhadap program tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas resmi dikukuhkan sebagai Duta Penggerak Ayah Teladan Kota Medan oleh Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara.
Rico Waas menegaskan bahwa peran ayah tidak hanya sebatas sebagai pencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan dukungan emosional, membimbing, serta menjadi teladan bagi anak-anaknya.
Menurutnya, sosok ayah merupakan pemimpin dalam keluarga yang berperan penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak.
Ia menyatakan komitmennya untuk menjadikan Kota Medan sebagai daerah yang mampu mengoptimalkan keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga. Untuk mewujudkan hal tersebut, Rico juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk para camat yang turut dikukuhkan sebagai Duta Penggerak Ayah Teladan di tingkat kecamatan, agar aktif mengampanyekan pentingnya peran ayah di tengah masyarakat.
Rico menilai aparatur sipil negara harus terlebih dahulu mampu membangun keluarga yang harmonis sebelum menjadi teladan dalam membina masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar penyematan sebagai Duta Penggerak Ayah Teladan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.
Selain mendukung program nasional tersebut, Pemerintah Kota Medan berkomitmen terus mendorong terciptanya keluarga yang harmonis sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Mahyuzar, menyampaikan apresiasi atas komitmen Wali Kota Medan dalam mendukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia.
Menurutnya, pengasuhan dan pendidikan anak seharusnya menjadi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Kehadiran ayah secara aktif, baik dalam aspek emosional maupun pengasuhan, menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Mahyuzar berharap gerakan tersebut tidak hanya diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Medan dan tingkat kecamatan, tetapi juga dapat meluas hingga ke kelurahan, sekolah, dan seluruh lapisan masyarakat sehingga budaya ayah yang hadir, peduli, dan terlibat dalam pengasuhan anak semakin mengakar di Kota Medan.
Next News

Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari
18 hours ago

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
19 hours ago

Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Masuk Sekolah Rakyat pada 2027
19 hours ago

Ratusan Peserta Ramaikan Fun Bike HUT ke-81 RI di Panyabungan, Bupati Madina Dorong Gaya Hidup Sehat
a day ago

Reli Asia Pasifik dilepas dari Kota Pematangsiantar, diikuti 45 peserta
a day ago

Gubernur siapkan Rp2 miliar bangun rumah produksi kelapa di Nias Utara
a day ago

Gelombang panas melanda sebagian besar Korea Selatan
a day ago

BI Sumut kaji potensi wisata Danau d d Toba jadi ekonomi khusus
2 days ago

Disdik Tapsel turun tangan tindaklanjuti dugaan guru dan kasek jarang masuk di SD Tapus Nabolak
2 days ago

Pusdalops Sumut catat satu hektare terdampak karhutla di Simalungun
2 days ago





