Aktivitas kegempaan Gunung Sinabung menurun, BPBD Karo tegaskan kewaspadaan tetap dijaga
RAU - Wednesday, 05 August 2026 | 12:57 PM


KARO
Meskipun tercatat penurunan intensitas aktivitas kegempaan Gunung Api Sinabung dalam dua hari terakhir, Pemerintah Kabupaten Karo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta masyarakat maupun wisatawan untuk tidak melonggarkan kewaspadaan dan tetap mematuhi seluruh rekomendasi teknis yang berlaku.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo, Juspri Nadeak saat dikonfirmasi awak media, Rabu (5/8/2026), menyusul langkah cepat yang dilakukan pihaknya merespons surat Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1321.LAP/GL.03/BGL/2026 tertanggal 1 Agustus 2026 terkait peningkatan aktivitas gunung berapi tersebut.
"Pada Selasa (4/8/2026) tim kami telah melaksanakan kunjungan kerja sekaligus koordinasi mendalam ke Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat. Langkah ini diambil guna mendapatkan gambaran perkembangan status terbaru secara langsung," ungkap Juspri.
Hasil koordinasi dengan Penanggung Jawab Pos Pengamatan, Armen Putra, menunjukkan bahwa aktivitas kegempaan sempat meningkat cukup signifikan sejak 28 Juli hingga 2 Agustus 2026. Namun tren berbalik positif mulai 3 Agustus hingga hari ini dengan intensitas yang terus menurun.
"Kami sampaikan informasi ini agar masyarakat tetap tenang dan tidak terjebak kepanikan yang tidak perlu. Namun perlu ditekankan, penurunan angka kejadian gempa bukan berarti potensi bahaya hilang sepenuhnya," tambahnya.
Pihaknya kembali mengingatkan larangan keras memasuki zona berbahaya, yakni radius radial 2 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius 3,5 kilometer pada sektor selatan-timur, termasuk kawasan desa yang sudah direlokasi. Seluruh ketentuan wajib diikuti sesuai rekomendasi teknis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Juspri juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa merujuk informasi hanya dari instansi berwenang guna mencegah menyebarnya berita yang tidak bertanggung jawab. "Kita terus memantau perkembangan setiap saat. Tetap disiplin, tetap saling berkoordinasi, dan jaga keselamatan bersama," pungkasnya.
Next News

Pemkab Tapanuli Selatan Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu, 81 Pasangan Suami Istri Peroleh Kepastian Hukum
11 hours ago

Pemkab Tapanuli Selatan dan Pemprov Sumut Tanam Perdana Bawang Merah di Huntara Aek Latong, Dorong Pemulihan Ekonomi Warga
11 hours ago

Pemkab Tapanuli Selatan Tanam Perdana Jagung di Arse, Perkuat Gerakan 10.000 Hektare untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
11 hours ago

Bupati Tapsel: Jangan Ada Lagi Alasan Lahan Menganggur, Modal Sudah Disiapkan Bank Sumut Bunga 0 Persen
11 hours ago

Bupati Tapsel Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Ketahanan Pangan dan Kolaborasi
11 hours ago

Bupati Tapsel Lepas Kontingen Jambore Nasional Pramuka XII, 23 Peserta Siap Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional
11 hours ago

Diseminasi Studi Bentang Alam Batang Toru, Pemkab Tapsel Dorong Pemulihan Pascabencana Berbasis Riset dan Ekonomi Berkelanjutan
11 hours ago

Bulog Sumut salurkan 32.342 ton beras SPHP ke mitra hingga 11 Agustus
11 hours ago

Mayoritas Diguyur Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumut Besok Rabu (12/8)
3 hours ago

Topan Dolphin Terjang Pantai Timur China, 1 Juta Warga Dievakuasi
15 hours ago





