Rabu, 5 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pemkab Tapteng Kerahkan 12 Alat Berat Percepat Normalisasi Sungai dan Pemulihan Pascabencana

RAU - Wednesday, 05 August 2026 | 09:53 AM

Background
Pemkab Tapteng Kerahkan 12 Alat Berat Percepat Normalisasi Sungai dan Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah terus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka. Penanganan dilakukan bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BUMN, hingga pihak swasta melalui pengerahan 12 unit alat berat di sejumlah titik terdampak.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapanuli Tengah, Winner Napitupulu, mengatakan pengerahan alat berat merupakan tindak lanjut arahan Bupati Tapanuli Tengah guna mempercepat normalisasi sungai, pembersihan material longsor, pengangkutan sampah, serta pemulihan berbagai infrastruktur publik.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko bencana susulan sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

Alat berat jenis Long Arm milik Kementerian Pekerjaan Umum saat ini difokuskan untuk melakukan normalisasi di bagian hulu Sungai Aek Silagalaga. Pekerjaan tersebut telah mencakup sekitar 80 meter dengan total galian mencapai 575 meter. Sementara itu, normalisasi di kawasan permukiman warga menuju arah hulu juga telah mencapai sekitar 150 meter.

Di sisi lain, alat berat Long Arm milik Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara melakukan pekerjaan normalisasi di hilir Sungai Silagalaga. Area yang ditangani memiliki lebar sekitar 30 meter dengan total galian mencapai 325 meter.



Selain itu, berbagai alat berat dari BNPB, PT Wijaya Karya (WIKA), Dinas PUPR Tapanuli Tengah, Dinas Kelautan, bantuan Roganda, serta Kementerian Pekerjaan Umum juga diterjunkan untuk mendukung percepatan penanganan di sejumlah lokasi.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi normalisasi Sungai Silagalaga, Sungai Purba Tua, dan Aek Garut, pengerukan saluran drainase di kawasan permukiman dan persawahan, peninggian tanggul sungai, pemasangan geobag, hingga pembersihan jalan lingkungan maupun jalan protokol.

Winner menjelaskan, seluruh alat berat dioperasikan secara terpadu agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat terdampak segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung percepatan penanganan pascabencana sesuai arahan Bupati Tapanuli Tengah.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap proses normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur dapat segera rampung sehingga mampu meminimalkan risiko banjir maupun longsor susulan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di Kecamatan Tukka.