Pemkab Tapteng Kerahkan 12 Alat Berat Percepat Normalisasi Sungai dan Pemulihan Pascabencana
RAU - Wednesday, 05 August 2026 | 09:53 AM


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah terus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka. Penanganan dilakukan bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BUMN, hingga pihak swasta melalui pengerahan 12 unit alat berat di sejumlah titik terdampak.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapanuli Tengah, Winner Napitupulu, mengatakan pengerahan alat berat merupakan tindak lanjut arahan Bupati Tapanuli Tengah guna mempercepat normalisasi sungai, pembersihan material longsor, pengangkutan sampah, serta pemulihan berbagai infrastruktur publik.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko bencana susulan sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.
Alat berat jenis Long Arm milik Kementerian Pekerjaan Umum saat ini difokuskan untuk melakukan normalisasi di bagian hulu Sungai Aek Silagalaga. Pekerjaan tersebut telah mencakup sekitar 80 meter dengan total galian mencapai 575 meter. Sementara itu, normalisasi di kawasan permukiman warga menuju arah hulu juga telah mencapai sekitar 150 meter.
Di sisi lain, alat berat Long Arm milik Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara melakukan pekerjaan normalisasi di hilir Sungai Silagalaga. Area yang ditangani memiliki lebar sekitar 30 meter dengan total galian mencapai 325 meter.
Selain itu, berbagai alat berat dari BNPB, PT Wijaya Karya (WIKA), Dinas PUPR Tapanuli Tengah, Dinas Kelautan, bantuan Roganda, serta Kementerian Pekerjaan Umum juga diterjunkan untuk mendukung percepatan penanganan di sejumlah lokasi.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi normalisasi Sungai Silagalaga, Sungai Purba Tua, dan Aek Garut, pengerukan saluran drainase di kawasan permukiman dan persawahan, peninggian tanggul sungai, pemasangan geobag, hingga pembersihan jalan lingkungan maupun jalan protokol.
Winner menjelaskan, seluruh alat berat dioperasikan secara terpadu agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat terdampak segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung percepatan penanganan pascabencana sesuai arahan Bupati Tapanuli Tengah.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap proses normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur dapat segera rampung sehingga mampu meminimalkan risiko banjir maupun longsor susulan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di Kecamatan Tukka.
Next News

Pemkab Tapanuli Selatan Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu, 81 Pasangan Suami Istri Peroleh Kepastian Hukum
10 hours ago

Pemkab Tapanuli Selatan dan Pemprov Sumut Tanam Perdana Bawang Merah di Huntara Aek Latong, Dorong Pemulihan Ekonomi Warga
10 hours ago

Pemkab Tapanuli Selatan Tanam Perdana Jagung di Arse, Perkuat Gerakan 10.000 Hektare untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
11 hours ago

Bupati Tapsel: Jangan Ada Lagi Alasan Lahan Menganggur, Modal Sudah Disiapkan Bank Sumut Bunga 0 Persen
11 hours ago

Bupati Tapsel Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Ketahanan Pangan dan Kolaborasi
11 hours ago

Bupati Tapsel Lepas Kontingen Jambore Nasional Pramuka XII, 23 Peserta Siap Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional
11 hours ago

Diseminasi Studi Bentang Alam Batang Toru, Pemkab Tapsel Dorong Pemulihan Pascabencana Berbasis Riset dan Ekonomi Berkelanjutan
11 hours ago

Bulog Sumut salurkan 32.342 ton beras SPHP ke mitra hingga 11 Agustus
11 hours ago

Mayoritas Diguyur Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumut Besok Rabu (12/8)
3 hours ago

Topan Dolphin Terjang Pantai Timur China, 1 Juta Warga Dievakuasi
14 hours ago





