Rabu, 19 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Ketabo tu Sidimpuan

Wabup Madina Tinjau Irigasi Aek Roburan Jebol, 500 Hektare Sawah Terancam

RAU - Monday, 10 August 2026 | 06:27 AM

Background
Wabup Madina Tinjau Irigasi Aek Roburan Jebol, 500 Hektare Sawah Terancam

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal bergerak cepat menangani kerusakan saluran irigasi Aek Roburan di Desa Huta Lombang, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, yang mengalami kerusakan akibat hujan deras.

Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution bersama Plt. Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas PUPR dan sejumlah perangkat daerah terkait turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi irigasi tersebut, Senin (10/8/2026).

Peninjauan dilakukan setelah pemerintah daerah menerima laporan masyarakat serta informasi mengenai kerusakan saluran irigasi yang memiliki tanggul jebol sepanjang sekitar 14 hingga 20 meter.

Kerusakan tersebut dikhawatirkan mengganggu pasokan air untuk sekitar 500 hektare lahan persawahan yang berada di wilayah Kecamatan Puncak Sorik Marapi dan Lembah Sorik Marapi.

Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengganggu musim tanam hingga menyebabkan petani mengalami gagal panen.



"Atas irigasi ini adalah urat nadi perekonomian petani. Kita tidak boleh membiarkan ratusan hektare sawah warga terlantar," tegas Atika saat berada di lokasi.

Pemkab Mandailing Natal menetapkan pemulihan saluran irigasi tersebut sebagai salah satu prioritas agar aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu dalam waktu lama.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan melakukan penanganan darurat melalui koordinasi bersama pemerintah kecamatan dan desa. Bantuan pipa serta alat berat juga akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengaliran kembali air menuju areal persawahan.

Selain penanganan sementara, Pemkab Madina juga mulai menyiapkan langkah perbaikan jangka panjang untuk memastikan saluran irigasi lebih kuat dan mampu menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Plt. Sekretaris Daerah menjelaskan bahwa pekerjaan mendesak berupa pemasangan pipa serta pembersihan material akan segera dilakukan. Pemerintah juga merencanakan pembangunan struktur permanen yang lebih kokoh sehingga kerusakan serupa dapat diminimalkan ketika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.



Respons cepat pemerintah daerah mendapat apresiasi dari masyarakat dan para petani. Herman Nasution, salah seorang tokoh masyarakat, menyampaikan terima kasih atas kehadiran langsung jajaran Pemkab Mandailing Natal dalam melihat kondisi irigasi.

"Kami sangat berterima kasih. Semoga irigasi ini cepat pulih dan mengairi kembali sawah kami. Langkah cepat pemerintah ini mudah-mudahan menjadi amal ibadah," ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Huta Lombang Supriadi. Ia menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi irigasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

Masyarakat berharap langkah koordinasi dan penanganan yang dilakukan pemerintah segera menghasilkan perbaikan nyata sehingga pasokan air dapat kembali mengalir dan mata pencaharian ratusan kepala keluarga petani tetap terjaga.