Bagaimana Bunglon Mengubah Warna Tubuhnya?
Laila - Thursday, 01 October 2026 | 09:17 AM


Bagaimana Bunglon Mengubah Warna Tubuhnya?
Bunglon dikenal sebagai hewan yang memiliki kemampuan unik untuk mengubah warna tubuh. Kemampuan ini sering dikaitkan dengan cara bunglon menyamarkan diri dari lingkungan sekitar. Namun, perubahan warna pada bunglon sebenarnya memiliki fungsi yang lebih luas dan berkaitan dengan kondisi tubuh serta komunikasi dengan bunglon lainnya.
Perubahan warna tersebut terjadi karena adanya struktur khusus pada kulit. Pada sejumlah spesies bunglon, terdapat lapisan sel yang mengandung atau memengaruhi pigmen serta lapisan sel khusus yang dapat memantulkan cahaya.
Salah satu bagian pentingnya adalah sel bernama iridofor. Sel ini mengandung struktur kecil yang dapat memengaruhi cara cahaya dipantulkan. Ketika susunan struktur tersebut berubah, warna cahaya yang dipantulkan dari kulit juga dapat berubah.
Pada kondisi tertentu, bunglon dapat mengubah jarak antarstruktur di dalam sel tersebut. Perubahan itu membuat warna yang terlihat oleh mata manusia ikut berubah. Mekanisme ini berbeda dengan anggapan bahwa bunglon sekadar mengambil warna benda yang berada di sekitarnya.
Selain iridofor, kulit bunglon juga memiliki sel pigmen yang disebut kromatofor. Sel-sel tersebut mengandung pigmen dengan warna tertentu. Kombinasi antara pigmen dan pantulan cahaya dari lapisan kulit memungkinkan bunglon menghasilkan berbagai tampilan warna.
Perubahan warna dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Suhu, misalnya, dapat memengaruhi warna tubuh pada beberapa jenis bunglon. Perubahan warna juga dapat berkaitan dengan kondisi fisik dan tingkat aktivitas hewan.
Warna tubuh juga dapat menjadi bagian dari komunikasi. Bunglon dapat menunjukkan perubahan warna ketika berhadapan dengan bunglon lain. Dalam situasi tertentu, perubahan warna dapat berkaitan dengan perilaku mempertahankan wilayah, menarik pasangan, atau menunjukkan keadaan tertentu.
Karena itu, tidak semua perubahan warna berarti bunglon sedang berusaha bersembunyi. Kemampuan tersebut merupakan bagian dari sistem biologis yang kompleks dan memiliki beberapa fungsi.
Kemampuan berubah warna juga berbeda antara satu spesies bunglon dengan spesies lainnya. Tidak semua bunglon mampu menghasilkan perubahan warna dengan tingkat yang sama. Warna dan pola yang dapat muncul juga dipengaruhi oleh struktur kulit serta pigmen yang dimiliki masing-masing spesies.
Dengan demikian, bunglon tidak benar-benar mengganti warna tubuhnya secara sederhana seperti mengganti lapisan cat. Perubahan tersebut terjadi melalui interaksi antara sel pigmen, struktur mikroskopis pada kulit, cahaya, dan kondisi tubuh.
Kemampuan ini menjadi salah satu adaptasi menarik pada bunglon. Selain membantu dalam interaksi dengan lingkungan dan sesama hewan, perubahan warna menunjukkan bagaimana struktur tubuh hewan dapat menghasilkan tampilan yang berubah-ubah sesuai keadaan.
Next News

Karakter Orang yang Tidak Mudah Membuka Diri kepada Orang Baru
in 6 hours

Pernah Terluka, Ini Alasan Seseorang Ragu Membuka Hati Kembali
in 6 hours

Hal yang Sudah Lama Berlalu Masih Bisa Disesali, Ini yang Terjadi
in 6 hours

Sekali Gagal Bisa Membuat Semangat Menurun, Ini yang Terjadi dalam Diri Seseorang
in 6 hours

Lama Tidak Bertemu Teman Bisa Bikin Canggung, Ini yang Terjadi
in 6 hours

Sulit Menolak Permintaan Orang Tanpa Merasa Bersalah, Ini yang Terjadi dalam Diri Kita
in 6 hours

Mengapa Bebek Tidak Mudah Tenggelam Saat Berenang?
in 6 hours

Kulit Buah Naga Sering Dibuang, Padahal Ada Hal Menarik di Baliknya
in 6 hours

Bukan Cuma Rasanya, Ini Keunikan yang Membuat Buah Kiwi Berbeda dari Buah Lain
in 6 hours

Apa yang Membuat Madu Bisa Bertahan Sangat Lama?
in 6 hours





