Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Ditargetkan Rampung 10 Februari 2026


MEDAN – Pemerintah Kota Medan memastikan proyek revitalisasi Lapangan Merdeka akan rampung pada 10 Februari 2026 mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan Zakyuddin Harahap setelah melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerjaan revitalisasi Lapangan Merdeka, Kamis.
Menurut Zakyuddin, target penyelesaian itu sesuai dengan laporan yang disampaikan pihak pengembang dan kontraktor pelaksana proyek.
"Berdasarkan hasil tinjauan di lapangan, pihak pengembang menargetkan revitalisasi Lapangan Merdeka selesai pada 10 Februari 2026," ujarnya.
Ia menilai perkembangan pengerjaan lapangan yang menjadi ikon Kota Medan tersebut menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya.
Meski tidak merinci persentase progres pekerjaan, Zakyuddin memastikan bahwa revitalisasi akan segera rampung dalam waktu dekat, yakni pada bulan depan.
Ia juga mengungkapkan bahwa waktu pengerjaan proyek sempat mengalami penambahan sekitar 50 hari akibat terdampak bencana banjir yang melanda Kota Medan beberapa waktu lalu.
Namun demikian, pihak pengembang tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
"Ini merupakan peninjauan kedua yang kami lakukan. Dari peninjauan pertama hingga sekarang sudah terlihat banyak perubahan dan perkembangan. Setelah berdiskusi dengan pengembang, insyaAllah tanggal 10 Februari sudah selesai," jelasnya.
Setelah seluruh proses revitalisasi rampung, lanjut Zakyuddin, tahap berikutnya adalah serah terima pekerjaan kepada Pemerintah Kota Medan.
"Nantinya setelah selesai, akan dilakukan pembahasan mengenai konsep pengelolaan lapangan ini. Kami akan berkoordinasi dengan Pak Wali Kota agar pengelolaannya segera ditentukan, sehingga sebelum Lebaran fasilitas ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat," katanya.
Lapangan Merdeka sendiri merupakan ruang publik bersejarah dan menjadi salah satu pusat aktivitas warga Kota Medan. Dengan revitalisasi ini, diharapkan kawasan tersebut dapat kembali menjadi ruang terbuka yang lebih nyaman, modern, dan ramah bagi masyarakat.
Sumber: Antara News
Next News

Pemprov Sumut Tetapkan 2025 Tahun Fondasi Pembangunan, 2026 Masuk Fase Akselerasi
6 days ago

ATR/BPN Sumut Targetkan 17.148 Bidang PTSL pada 2026
7 days ago

Bulog Sumut Salurkan 5.126 Ton Beras untuk Warga Terdampak Bencana Alam
8 days ago

Satgas Kodim 0210/TU Rampungkan Jembatan Darurat di Humbang Hasundutan Pascabencana Longsor
8 days ago

Impor Sumatera Utara Januari–November 2025 Turun 5,23 Persen
9 days ago

Usulan Bobby Nasution Diterima, Presiden Prabowo Batalkan Pemotongan TKD Sumut 2026
10 days ago

Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana di Sumut Dimulai Serentak
12 days ago

PNBP Imigrasi Sumut Tahun 2025 Lampaui Target, Capai Rp220,8 Miliar
13 days ago

Libur Panjang Isra Miraj, KAI Sumut Sediakan 34.288 Tiket untuk Layani Mobilitas Masyarakat
14 days ago

Groundbreaking Percetakan Sawah Pasca Bencana di Sumut, Aceh, dan Sumbar Digelar 15 Januari
14 days ago





