Rabu, 28 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
MEDAN

Impor Sumatera Utara Januari–November 2025 Turun 5,23 Persen

RAU - Monday, 19 January 2026 | 10:05 AM

Background
Impor Sumatera Utara Januari–November 2025 Turun 5,23 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat nilai impor yang masuk melalui provinsi ini pada periode Januari–November 2025 mencapai 4.963,78 juta dolar Amerika Serikat berdasarkan nilai CIF (Cost, Insurance, and Freight). Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 5.237,48 juta dolar AS.

Secara tahunan, kinerja impor pada November 2025 juga menunjukkan penurunan sebesar 11,71 persen dibandingkan November 2024. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Sumut Asim Saputra dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Jika dilihat berdasarkan kelompok penggunaan barang, impor barang konsumsi mengalami penurunan cukup signifikan yakni sebesar 20,70 persen. Selain itu, impor bahan baku atau bahan penolong juga turun 5,57 persen. Berbeda dengan dua kelompok tersebut, impor barang modal justru mengalami peningkatan sebesar 17,80 persen.

Penurunan nilai impor terbesar terjadi pada komoditas bahan bakar mineral yang turun 172,75 juta dolar AS atau sebesar 18,11 persen. Selain itu, sektor ampas atau sisa industri juga mencatat penurunan 61,18 juta dolar AS atau sebesar 15,70 persen.

Dari sisi negara asal barang, Tiongkok masih menjadi penyumbang impor terbesar ke Sumatera Utara dengan nilai 1.468,81 juta dolar AS atau sekitar 29,59 persen dari total impor. Posisi berikutnya ditempati Malaysia dengan nilai 744,35 juta dolar AS (15,00 persen), serta Singapura sebesar 466,87 juta dolar AS (9,41 persen).

Data ini menunjukkan bahwa kinerja impor Sumatera Utara sepanjang 2025 cenderung melambat, sejalan dengan kondisi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai tantangan.