Selasa, 25 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pemkab Tapsel Gandeng JMSI Tabagsel Perkuat Sinergi Media untuk Kawal Pembangunan Daerah

RAU - Monday, 03 August 2026 | 05:37 AM

Background
Pemkab Tapsel Gandeng JMSI Tabagsel Perkuat Sinergi Media untuk Kawal Pembangunan Daerah

TAPANULI SELATAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) mengajak Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) memperkuat sinergi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang profesional, independen, berimbang, edukatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah, Akhmad Sani Harchan, saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Perdana JMSI Tabagsel di Ballroom Syakirah The View, Aek Sabaon, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (3/8/2026).

Mengusung tema "Membangun Media Siber yang Profesional, Independen, dan Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah", Rakercab diikuti jajaran Pengurus Daerah JMSI Sumatera Utara, pengurus JMSI Tabagsel, unsur Forkopimda, organisasi profesi wartawan, tokoh pers, organisasi kemasyarakatan, serta para pimpinan perusahaan media siber di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.

Mewakili Bupati, Akhmad Sani Harchan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakercab perdana tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perusahaan pers dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem media siber di Tabagsel.

"Keberadaan media merupakan pilar keempat demokrasi. Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan, sarana edukasi publik, sekaligus mitra pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pembangunan," ujarnya.



Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dan profesional dengan seluruh insan pers. Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya terhadap kritik, masukan, maupun koreksi yang objektif dan konstruktif sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Menurutnya, profesionalisme, independensi, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi digital.

"Yang kami harapkan bukan sekadar publikasi seremonial, tetapi pemberitaan yang berimbang, mendidik, memberikan solusi, sekaligus mampu menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi di tengah masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tapsel juga mengajak JMSI mengambil peran aktif mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan pascapemulihan ekonomi akibat bencana.

Media diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai optimalisasi lahan pertanian dan perikanan, memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, serta mengawal pelaksanaan program pemerintah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.



Selain itu, Harchan menyampaikan bahwa Bupati Gus Irawan Pasaribu saat ini tengah mengkampanyekan tiga gerakan besar sebagai agenda pembangunan sosial di Tapanuli Selatan, yakni perang melawan narkoba, perang melawan kemiskinan, dan perang melawan rentenir.

Karena itu, pemerintah memandang media memiliki posisi yang sangat strategis sebagai corong informasi dan mitra edukasi masyarakat dalam menyukseskan gerakan tersebut.

"Melalui pemberitaan yang objektif dan edukatif, media dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjauhi narkoba, mengurangi praktik rentenir, serta mendorong penguatan ekonomi masyarakat. Saat ini Pemkab Tapsel bersama Bank Sumut juga telah menghadirkan skema pembiayaan KUR Berkah berbunga rendah hingga nol persen pada tahun pertama sebagai salah satu solusi bagi masyarakat agar tidak terjerat pinjaman berbunga tinggi," jelasnya.

Ia optimistis sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan media akan mempercepat terwujudnya visi Tapanuli Selatan yang Maju, Berkarakter Unggul, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, tokoh pers senior Tabagsel, Manaon Lubis, mengingatkan seluruh insan pers agar senantiasa menjunjung tinggi etika jurnalistik dan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.



Menurutnya, seorang wartawan dituntut tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga mampu melakukan verifikasi, menjaga keberimbangan, menggali akar persoalan, serta menghadirkan berita yang utuh sehingga benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

"Teruslah belajar dan jangan pernah merasa puas. Wartawan yang baik adalah wartawan yang menghadirkan informasi yang lengkap, berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," pesannya.

Ketua JMSI Sumatera Utara, Rianto atau yang akrab disapa Anto Genk, mengapresiasi pelaksanaan Rakercab Perdana JMSI Tabagsel yang menjadi cabang pertama di Sumatera Utara menggelar rapat kerja setelah Rakerda JMSI Sumut.

Ia menegaskan bahwa JMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang menjadi konstituen Dewan Pers. Oleh sebab itu, seluruh anggota diharapkan terus menjaga marwah organisasi dengan meningkatkan profesionalisme perusahaan pers, memperkuat kualitas jurnalistik, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

"JMSI tidak hanya membina perusahaan pers anggotanya agar semakin profesional, tetapi juga siap menjadi mitra dalam mempromosikan potensi daerah, mendorong investasi, dan mendukung percepatan pembangunan di Tapanuli Bagian Selatan," ujar Rianto.



Sementara Ketua JMSI Tabagsel, Yusrizal Nasution atau yang akrab disapa Ucok Rizal, mengatakan Rakercab perdana menjadi tonggak penyusunan arah program organisasi selama satu periode kepengurusan.

Beberapa program prioritas yang disepakati antara lain pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), JMSI Goes to School, sosialisasi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, pelatihan peningkatan kapasitas jurnalistik, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Tabagsel.

Menurutnya, perusahaan media yang tergabung dalam JMSI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.

Rakercab Perdana JMSI Tabagsel turut dihadiri Ketua JMSI Sumatera Utara beserta jajaran, perwakilan Forkopimda se-Tabagsel, PWI Sumatera Utara, PWI Tabagsel, tokoh pers Manaon Lubis, organisasi kemasyarakatan, serta para pimpinan perusahaan media siber anggota JMSI.