Mengapa Bunglon Bisa Berubah Warna?
Liaa - Thursday, 09 April 2026 | 09:55 PM


Bunglon merupakan salah satu reptil paling unik di dunia karena kemampuannya mengubah warna kulit dalam waktu sangat singkat.
Hewan ini termasuk dalam keluarga Chamaeleonidae, yang sebagian besar hidup di Afrika dan Madagaskar.
Namun perubahan warna bunglon sebenarnya bukan sekadar kamuflase.
Para ilmuwan menemukan bahwa mekanisme perubahan warna ini melibatkan struktur kompleks pada kulit.
Struktur Sel Khusus pada Kulit Bunglon
Kulit bunglon memiliki beberapa lapisan sel yang disebut chromatophores.
Sel-sel ini mengandung pigmen warna dan kristal mikroskopis yang dapat memantulkan cahaya.
Jenis sel yang terdapat pada kulit bunglon antara lain:
•Xanthophores yang menghasilkan warna kuning
•Erythrophores yang menghasilkan warna merah
•Melanophores yang menghasilkan warna gelap
•Iridophores yang memantulkan cahaya
Bunglon dapat mengubah jarak antara kristal kecil pada sel iridophore.
Perubahan ini memengaruhi cara cahaya dipantulkan sehingga warna kulit tampak berubah.
Fungsi Perubahan Warna
Perubahan warna pada bunglon memiliki beberapa fungsi utama.
1.Komunikasi sosial
Bunglon jantan sering mengubah warna menjadi lebih cerah untuk menarik pasangan atau menakuti pesaing.
2.Mengatur suhu tubuh
Warna gelap membantu menyerap panas lebih cepat, sedangkan warna terang memantulkan panas.
3.Kamuflase
Dalam situasi tertentu bunglon dapat menyesuaikan warna tubuh dengan lingkungan untuk menghindari predator.
4.Emosi Juga Berperan
Menariknya, kondisi emosional bunglon juga dapat memengaruhi warna kulitnya. Saat stres, marah, atau terancam, warna bunglon bisa berubah menjadi lebih kontras.
Hal ini menunjukkan bahwa perubahan warna pada bunglon adalah bentuk komunikasi biologis yang kompleks, bukan sekadar trik penyamaran.
Bunglon Jenis Apa Saja Yang Bisa Berubah Warna?
1.Bunglon Besar Umumnya Bisa Berubah Warna Jelas
Bunglon yang tubuhnya lebih besar, seperti:
•Panther chameleon
•Parson's chameleon
•Veiled chameleon
memiliki kemampuan perubahan warna yang paling dramatis.
Mereka dapat berubah dari hijau,merah,kuning,
biru bahkan kombinasi warna terang.
2. Bunglon Mini (Seperti Brookesia) Hampir Tidak Berubah Warna.
Spesies bunglon kecil seperti:
•Brookesia nana
•Leaf chameleon
memiliki kemampuan perubahan warna yang sangat terbatas.
Biasanya mereka hanya berubah sedikit antara:
coklat,abu-abu,hijau pucat.
Hal ini karena mereka tidak mengandalkan warna cerah untuk komunikasi, tetapi lebih mengandalkan kamuflase alami seperti daun kering
3.Bunglon Gurun Hanya Mengubah Warna untuk Suhu
Bunglon gurun seperti Namaqua chameleon juga bisa berubah warna, tetapi tujuannya lebih untuk mengatur suhu tubuh.
Misalnya:
•warna lebih gelap di pagi hari untuk menyerap panas
•warna lebih terang di siang hari untuk memantulkan panas.
Perubahan warnanya biasanya tidak mencolok seperti bunglon hutan tropis.
Next News

Kenapa Siput Bisa "Meleleh" Saat Kena Garam? Ternyata Ini Alasannya
in 7 hours

Ternyata Bukan Asli Nusantara, Ini Makanan Indonesia yang Dipengaruhi Belanda
in 7 hours

Klasemen Akhir Liga Inggris 2025/2026: Arsenal Juara, Chelsea Gagal ke Eropa
in 4 hours

Hewan yang Bisa Membelah Diri: Fakta Unik dan Penjelasan Ilmiahnya
in 4 hours

5 Penyebab Stop Kontak Meleleh atau Terbakar yang Wajib Diwaspadai
in 3 hours

Berapa Kali Mata Berkedip dalam Sehari? Ini Fakta dan Penjelasannya
in 3 hours

Apa Itu Dejavu? Penjelasan Ilmiah, Penyebab, dan Fakta Menariknya
in 3 hours

7 Sayuran Kaya Nutrisi yang Baik untuk Mencegah Gagal Ginjal
9 hours ago

Perlukah Membalik Pakaian Sebelum Dicuci? Ini Penjelasannya
in 3 hours

Makan Telur Setiap Hari, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasannya
in 3 hours





