Senin, 25 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Berapa Kali Mata Berkedip dalam Sehari? Ini Fakta dan Penjelasannya

RAU - Monday, 25 May 2026 | 01:53 PM

Background
Berapa Kali Mata Berkedip dalam Sehari? Ini Fakta dan Penjelasannya

Berkedip merupakan aktivitas otomatis yang dilakukan tubuh tanpa disadari. Meski terlihat sederhana, kedipan mata memiliki fungsi penting untuk menjaga kesehatan dan kelembapan mata. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya berapa kali manusia berkedip dalam sehari?

Ternyata, mata manusia berkedip jauh lebih sering daripada yang kita sadari. Aktivitas ini bahkan menghabiskan sebagian waktu kita saat terjaga.

Fungsi Berkedip bagi Mata

Berkedip bukan sekadar refleks biasa. Aktivitas ini membantu menjaga mata tetap sehat dan bekerja dengan optimal.

Saat berkedip, mata akan:

  • Membersihkan debu dan partikel kecil yang masuk ke mata
  • Menjaga kelembapan mata agar tidak kering
  • Menyebarkan air mata secara merata ke seluruh permukaan mata
  • Membantu suplai oksigen ke kornea
  • Mengurangi risiko iritasi dan infeksi mata
  • Memberikan jeda singkat bagi otak untuk kembali fokus

Karena itulah, berkedip sangat penting untuk kesehatan penglihatan sehari-hari.



Berapa Kali Mata Berkedip dalam Sehari?

Rata-rata orang dewasa berkedip sekitar 14 hingga 20 kali setiap menit. Jika dihitung dalam satu jam, jumlahnya mencapai sekitar 840 sampai 1.200 kedipan.

Dengan asumsi seseorang tidur selama 8 jam sehari, maka saat terjaga mata dapat berkedip sekitar 13.000 hingga 19.000 kali dalam sehari.

Setiap kedipan berlangsung sangat cepat, yaitu sekitar 0,1 hingga 0,4 detik. Meski singkat, kedipan mata ternyata menyumbang hampir 10 persen dari total waktu manusia saat terjaga.

Menariknya, frekuensi berkedip umumnya tidak jauh berbeda berdasarkan usia maupun jenis kelamin.

Penyebab Mata Lebih Jarang Berkedip

Dalam kondisi tertentu, seseorang bisa berkedip lebih sedikit dari biasanya. Salah satu penyebab paling umum adalah terlalu lama menatap layar komputer atau ponsel.



Kondisi ini dikenal sebagai computer vision syndrome atau sindrom penglihatan komputer. Saat fokus melihat layar, frekuensi berkedip dapat menurun drastis sehingga mata menjadi lebih kering dan mudah lelah.

Beberapa faktor lain yang menyebabkan mata jarang berkedip antara lain:

  • Terlalu lama menggunakan komputer atau gadget
  • Kelelahan mata
  • Gangguan pada kelopak mata
  • Cedera mata
  • Penyakit Parkinson
  • Efek samping operasi tertentu

Mengatasi Mata Cara Jarang Berkedip

Untuk menjaga kesehatan mata saat bekerja di depan layar, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut:

  • Terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik
  • Mengingatkan diri untuk berkedip lebih sering
  • Menggunakan obat tetes mata bila diperlukan
  • Mengurangi silau pada layar komputer
  • Mengatur tingkat kecerahan layar agar nyaman dilihat
  • Membatasi penggunaan gadget terutama sebelum tidur

Penyebab Mata Terlalu Sering Berkedip

Selain terlalu jarang, ada juga kondisi ketika mata berkedip lebih sering dari biasanya.

Hal ini bisa dipicu oleh:



  • Mata kering
  • Iritasi akibat debu atau asap
  • Ketegangan mata
  • Benda asing yang masuk ke mata
  • Gangguan penglihatan
  • Kelelahan
  • Stres dan kecemasan

Pada kasus tertentu, terlalu sering berkedip juga dapat berkaitan dengan gangguan saraf seperti sindrom Tourette, multiple sclerosis, atau gangguan kejang.

Namun, sebagian besar kasus sering berkedip biasanya tidak berbahaya dan dapat membaik setelah penyebabnya diatasi.

Apa yang Terjadi Jika Manusia Tidak Berkedip?

Jika manusia tidak berkedip sama sekali, mata bisa mengalami berbagai masalah kesehatan.

Kornea mata membutuhkan oksigen dari lapisan air mata yang diperbarui setiap kali kita berkedip. Tanpa kedipan, mata akan menjadi kering, penglihatan kabur, hingga meningkatkan risiko infeksi.

Selain itu, kurang berkedip juga dapat menyebabkan pembengkakan kornea dan membuat mata terasa nyeri.



Mata manusia berkedip ribuan kali setiap hari sebagai mekanisme alami untuk menjaga kesehatan mata. Aktivitas ini membantu membersihkan mata, menjaga kelembapan, serta melindungi mata dari iritasi dan infeksi.

Jika frekuensi berkedip berubah drastis atau disertai gangguan penglihatan, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.