Mitos atau Fakta: Sunscreen Hanya Dipakai Saat Panas? Ini Penjelasan yang Perlu Anda Ketahui
RAU - Sunday, 12 July 2026 | 12:59 PM


Sunscreen telah menjadi salah satu produk perawatan kulit yang banyak digunakan untuk melindungi wajah dan tubuh dari paparan sinar matahari. Namun, masih banyak yang beranggapan bahwa sunscreen hanya perlu dipakai saat cuaca panas atau ketika beraktivitas di luar ruangan.
Lantas, benarkah anggapan tersebut?
Jawabannya: Mitos
Sunscreen tidak hanya digunakan saat cuaca panas. Faktanya, sinar ultraviolet (UV) tetap ada meskipun langit terlihat mendung atau matahari tidak terasa terik. Paparan sinar UV inilah yang dapat memberikan dampak pada kesehatan kulit dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Mengapa Sunscreen Tetap Penting Saat Mendung?
Awan memang dapat mengurangi intensitas cahaya matahari, tetapi tidak mampu menghalangi seluruh sinar UV, terutama sinar UVA. Sebagian besar sinar ultraviolet masih dapat menembus awan dan mencapai permukaan bumi.
Akibatnya, kulit tetap berisiko mengalami kerusakan akibat paparan sinar UV meskipun cuaca tidak panas.
Paparan Sinar UV Tidak Selalu Terasa
Berbeda dengan rasa panas yang berasal dari sinar inframerah, sinar UV tidak selalu menimbulkan sensasi hangat pada kulit. Karena itu, seseorang bisa saja terpapar sinar UV tanpa menyadarinya.
Paparan sinar UV secara terus-menerus dapat menyebabkan:
- Penuaan dini, seperti kerutan dan flek hitam.
- Kulit terbakar (sunburn).
- Hiperpigmentasi.
- Penurunan elastisitas kulit.
- Meningkatkan risiko kanker kulit dalam jangka panjang.
Bagaimana dengan Aktivitas di Dalam Ruangan?
Jika Anda berada di dalam ruangan sepanjang hari dan jauh dari jendela, risiko paparan sinar UV memang lebih rendah. Namun, bagi yang bekerja di dekat jendela, sering berkendara pada siang hari, atau sesekali keluar ruangan, penggunaan sunscreen tetap disarankan karena sinar UVA dapat menembus kaca.
Cara Menggunakan Sunscreen yang Tepat
Agar perlindungannya optimal, berikut beberapa tips penggunaan sunscreen:
- Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad spectrum (melindungi dari sinar UVA dan UVB).
- Gunakan sekitar 15–20 menit sebelum keluar ruangan.
- Oleskan secara merata pada wajah, leher, telinga, dan area kulit yang terbuka.
- Ulangi pemakaian setiap dua jam jika berada di luar ruangan atau setelah berenang dan banyak berkeringat.
Apakah Sunscreen Dibutuhkan Setiap Hari?
Ya. Penggunaan sunscreen setiap hari menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Selain membantu mengurangi risiko kerusakan akibat sinar UV, kebiasaan ini juga mendukung hasil penggunaan produk skincare lainnya agar lebih optimal.
Kesimpulan
Anggapan bahwa sunscreen hanya dipakai saat cuaca panas adalah mitos. Paparan sinar ultraviolet tetap ada meskipun langit mendung, bahkan sebagian sinar UVA dapat menembus kaca jendela. Oleh karena itu, menggunakan sunscreen setiap hari merupakan langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
Next News

Dibungkus Daun Pisang, Kenapa Lontong Bisa Berubah Menjadi Padat?
5 hours ago

Biji Jagung Bisa Berwarna-Warni, Ini Fakta Unik di Balik Variasinya
5 hours ago

Kulit Jagung Sering Dibuang, Padahal Bisa Dimanfaatkan untuk Berbagai Keperluan
5 hours ago

Jagung Kuning dan Jagung Putih, Apa Perbedaan Keduanya?
5 hours ago

Kenapa Tepung Gandum Bisa Berbeda Warna? Ini Penjelasan Sederhananya
5 hours ago

Hari Terasa Berantakan Tanpa Rutinitas, Kebiasaan Kecil Ternyata Punya Pengaruh
in 5 hours

Mengobrol Sendiri Saat Sedang Beraktivitas, Apakah Selalu Berarti Aneh?
in 5 hours

Tiba-Tiba Ingin Menyendiri, Tubuh dan Pikiran Mungkin Sedang Membutuhkan Jeda
in 4 hours

Buah Dipotong Dulu Baru Disimpan, Apakah Tetap Segar?
in 4 hours

Kenapa Makanan di Warung Terasa Lebih Nikmat? Bisa Jadi Ada Rahasianya
in 4 hours





