Mendagri Tito Apresiasi Normalisasi Sungai di Tapteng, Sedimen Disulap Jadi Tanggul
Liaa - Sunday, 25 January 2026 | 08:28 AM


MEDAN, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian memberikan apresiasi terhadap upaya normalisasi sungai di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Tito yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menilai inovasi pemanfaatan sedimen sungai sebagai tanggul penahan banjir merupakan langkah cerdas dan efektif.
"Saya salut dengan ide ini. Aliran air menjadi lancar, sementara sedimen sungainya dimanfaatkan sebagai tanggul. Model seperti ini layak diterapkan tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi juga di Aceh dan Sumatera Barat," ujar Tito saat meninjau lokasi, Sabtu.
Ia menjelaskan, Kecamatan Tukka, khususnya Kelurahan Hutanabolon, merupakan wilayah yang paling terdampak banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025. Sungai yang melintasi kawasan tersebut sebelumnya dipenuhi lumpur, bebatuan, dan kayu yang menghambat aliran air hingga meluap ke permukiman warga.
Melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta pemerintah pusat, dilakukan normalisasi sungai guna memulihkan aktivitas masyarakat.
"Material sedimen dan sumbatan sungai dimanfaatkan sebagai tanggul penahan di sepanjang aliran sungai," kata Tito yang didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Selain pembangunan tanggul, pemerintah daerah juga membangun jembatan penyeberangan untuk menunjang mobilitas warga. Jembatan tersebut menghubungkan permukiman penduduk dengan area persawahan dan kebun masyarakat.
"Meski bersifat sementara, jembatan ini sangat membantu aktivitas warga. Ide dan kolaborasi antar pihak berjalan sangat baik," tambah Tito.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan bahwa tanggul yang saat ini dibangun akan dipermanenkan demi memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Ia menyebutkan, tanggul sungai sepanjang 10,5 kilometer tersebut dibangun melalui sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum, Pemkab Tapanuli Tengah, serta unsur TNI dan Polri.
"Proses pengerjaan masih berlangsung. Sungai ini berstatus sungai provinsi dan ke depan tanggul di sisi kanan dan kiri akan dipermanenkan melalui kerja sama lintas instansi," ujar Bobby.
Next News

Perkuat Sinergi, Bupati Padanglawas Gelar Rakor Dengan Camat Dan 303 Kepala Desa
in 2 hours

PRSU 2026 Segera Digelar Selama Sebulan Penuh, Sajikan Pameran, UMKM dan Ragam Hiburan Masyarakat
20 hours ago

Wabup Tapsel Hadiri Pengajian Akbar BKMT Sipirok, Resmikan Renovasi Masjid Al-Muttaqin
a day ago

Jemaah Haji Kloter 1 Asal Medan dan Binjai Tiba di Tanah Air, Disambut di Asrama Haji Medan
18 hours ago

Cuaca Sumut Hari Ini 2 Juni 2026, Wilayah Langkat Diperkirakan Hujan Malam Hari
21 hours ago

Jadwal Lengkap Kepulangan Jemaah Haji Sumatera Utara, Kloter 1 Tiba Dinihari Nanti
a day ago

Bobby Nasution: Pancasila Jadi Penuntun Sumut Hadapi Tantangan Zaman
a day ago

Bupati Gus Irawan Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tapsel Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan
2 days ago

Pendaftaran SPMB SMP Negeri di Medan Dibuka, 8 Juni 2026
2 days ago

Stadion Teladan Belum Siap, Piala AFF U-19 2026 Dipastikan Gunakan 2 Venue Ini
3 days ago




