Karantina Sumut Musnahkan 5 Ton Mangga Impor Ilegal Jelang Lebaran
Liaa - Wednesday, 18 March 2026 | 05:11 AM


Karantina Sumut Musnahkan 5 Ton Mangga Impor Ilegal Jelang Lebaran
Tanjung Balai – Badan Karantina Indonesia melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut) memusnahkan berbagai komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang tidak memenuhi persyaratan karantina.
Pemusnahan tersebut dilakukan terhadap sejumlah barang yang dinilai tidak terjamin dari aspek kesehatan dan keamanan pangan.
Salah satu komoditas yang dimusnahkan adalah 5 ton mangga asal Vietnam yang dikemas dalam sekitar 300 keranjang. Mangga tersebut diketahui diangkut menggunakan satu unit truk dan sebelumnya diamankan oleh Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan di wilayah Labuhanbatu.
Selain itu, Karantina Sumut juga memusnahkan berbagai buah dan sayuran asal Malaysia yang dibawa oleh penumpang melalui Terminal Ferry Internasional Teluk Nibung. Komoditas tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina yang dipersyaratkan.
Beberapa jenis yang dimusnahkan antara lain alpukat, jeruk, durian, kurma, cabai, dan terung.
Kepala Karantina Sumatera Utara, N. Prayatno Ginting, menjelaskan bahwa tindakan pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari penegakan aturan karantina.
"Komoditas tersebut tidak memenuhi persyaratan karantina, sehingga tidak terjamin dari aspek kesehatan maupun keamanan pangan. Ini juga merupakan bentuk penegakan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Proses Pemusnahan Sesuai Standar
Ia menjelaskan, proses pemusnahan dilakukan dengan memasukkan seluruh komoditas ke dalam lubang khusus, kemudian disiram cairan pengurai atau Effective Microorganisms 4 (EM4) untuk mempercepat dekomposisi.
Setelah itu, komoditas dibakar dan ditimbun dengan tanah guna memastikan proses pemusnahan berjalan sesuai standar biosekuriti.
Selain buah dan sayuran, Karantina Sumut juga memusnahkan sejumlah komoditas hewan dan ikan, seperti daging kerbau, daging sapi, olahan unggas, ikan tenggiri, salmon, hingga udang putih.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko masuk dan penyebaran hama serta penyakit, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Perketat Pengawasan Jelang Lebaran
Menurut Ginting, upaya tersebut merupakan bagian dari arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Panggabean, dalam memperkuat pengawasan lalu lintas komoditas pangan.
Pihaknya juga akan terus meningkatkan pengawasan, baik di pintu masuk resmi maupun jalur tidak resmi, guna mengantisipasi potensi penyelundupan yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.
Selain itu, Karantina Sumut berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI dan lembaga terkait lainnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dalam upaya pengawasan dan penindakan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk turut mendukung upaya ini agar kesehatan masyarakat dan keamanan pangan tetap terjaga," tutupnya.
Next News

Bupati Gus Irawan Salurkan Zakat dan Bantuan untuk Warga Huntara Aek Latong Jelang Idulfitri
4 hours ago

Refleksi Setahun Kepemimpinan BAGUSI di Tapanuli Selatan: Dari Bencana hingga Deretan Prestasi
6 hours ago

Dinkes Sumut Catat 387 Suspek Campak Sepanjang 2026, 18 Kasus Terkonfirmasi Positif
a day ago

Jelang Lebaran, Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana di Huntara Simatohir
a day ago

Bupati Gus Irawan Buka Puasa Bersama Pimpinan OPD dan Instansi Vertikal, Dorong Optimalisasi Zakat untuk Pemulihan Ekonomi Tapsel
a day ago

Bupati Gus Irawan Buka Puasa Bersama Ormas dan OKP, Ajak Bersatu Bangkitkan Tapanuli Selatan Pasca Bencana
a day ago

DKP Sumut Awasi Penangkapan Ikan Pora-pora di Danau Toba, Temukan Alat Tangkap Melanggar Aturan
2 days ago

Safari Ramadan di Panyabungan II, Bupati Madina Soroti Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Idulfitri
2 days ago

KMP Kelud Turunkan 3.564 Penumpang di Pelabuhan Belawan Jelang Idul Fitri 2026
3 days ago

RS Adam Malik Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam Selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026
3 days ago





