Selasa, 17 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Ini Dia Makanan yang Paling Sering Disajikan Saat Lebaran Idul Fitri di Indonesia

Nanda - Tuesday, 17 March 2026 | 09:17 AM

Background
Ini Dia Makanan yang Paling Sering Disajikan Saat Lebaran Idul Fitri di Indonesia

Perayaan Idul Fitri di Indonesia selalu identik dengan kebersamaan, silaturahmi, dan tentu saja aneka hidangan khas yang menggugah selera.

Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, momen Lebaran menjadi waktu yang dinanti untuk berkumpul bersama keluarga sambil menikmati berbagai makanan tradisional yang telah menjadi bagian dari budaya.

Beberapa hidangan bahkan hampir selalu hadir di setiap rumah, seolah menjadi "menu wajib" saat hari raya.

1. Ketupat

Ketupat merupakan simbol khas Lebaran yang tidak pernah absen. Terbuat dari beras yang dimasak dalam anyaman daun kelapa, ketupat memiliki makna filosofis sebagai lambang kesucian dan kebersihan hati setelah menjalani Ramadan.

Biasanya, ketupat disajikan sebagai pengganti nasi dan menjadi pasangan utama berbagai hidangan berkuah.



2. Opor Ayam

Opor ayam menjadi salah satu menu favorit saat Lebaran. Hidangan ini menggunakan ayam yang dimasak dengan santan dan bumbu rempah khas, menghasilkan rasa gurih yang kaya.

Opor ayam hampir selalu disajikan bersama ketupat, menciptakan kombinasi yang sudah sangat melekat dalam tradisi masyarakat Indonesia.

3. Rendang

Rendang juga sering hadir di meja makan saat Lebaran, terutama di keluarga yang memiliki tradisi masakan Minangkabau. Daging sapi dimasak dengan santan dan rempah dalam waktu lama hingga menghasilkan cita rasa yang kuat dan tekstur yang empuk.

Selain lezat, rendang juga tahan lama sehingga cocok disajikan selama beberapa hari setelah Lebaran.

4. Sambal Goreng Ati

Sambal goreng ati biasanya menjadi pelengkap hidangan utama. Terbuat dari hati ayam atau sapi yang dimasak dengan kentang dan sambal, makanan ini memiliki rasa pedas gurih yang khas.



Kehadirannya menambah variasi rasa dalam sajian Lebaran.

5. Sayur Lodeh

Sayur lodeh menjadi pilihan hidangan berkuah yang melengkapi menu Lebaran. Berisi berbagai sayuran yang dimasak dengan santan, sayur lodeh memberikan keseimbangan rasa di antara hidangan yang dominan gurih dan berlemak.

6. Kue Kering

Selain makanan berat, berbagai jenis kue kering juga selalu tersedia untuk menyambut tamu. Beberapa yang paling populer antara lain nastar, kastengel, dan putri salju.

Kue-kue ini biasanya disajikan di ruang tamu sebagai hidangan ringan saat bersilaturahmi.

Tradisi yang Terus Dijaga

Hidangan Lebaran bukan hanya soal rasa, tetapi juga bagian dari tradisi dan identitas budaya. Setiap daerah di Indonesia memiliki variasi menu khas yang menambah kekayaan kuliner nusantara.



Meskipun zaman terus berubah, keberadaan makanan-makanan ini tetap dipertahankan sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Menikmati Lebaran dengan Bijak

Di balik kelezatannya, hidangan Lebaran umumnya mengandung santan, gula, dan lemak yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penting untuk tetap mengonsumsi makanan secara seimbang agar kesehatan tetap terjaga.

Menikmati hidangan khas Lebaran tentu tidak dilarang, selama dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan.