Sabtu, 30 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Kuota Program Magang Nasional 2026 Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Liaa - Friday, 29 May 2026 | 08:23 AM

Background
Kuota Program Magang Nasional 2026 Naik Jadi 150 Ribu Peserta

JAKARTA

Pemerintah resmi menambah kuota Program Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya yang hanya menampung 100 ribu peserta.

Penambahan kuota ini disiapkan untuk memperluas peluang bagi lulusan baru atau fresh graduate mendapatkan pengalaman kerja sekaligus meningkatkan keterampilan sebelum terjun ke dunia industri.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan keputusan tersebut telah disepakati dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, serta jajaran pemerintah terkait.

"Alhamdulillah tadi juga saya umumkan, tadi kita sudah rapat di Kantor Kemenko (Perekonomian) dengan Menteri Keuangan, dengan Deputi Mensesneg, alhamdulillah arahan Pak Presiden (Prabowo Subianto) untuk tahun 2026 kita sudah bisa siapkan pelaksanaan Magang (Nasional) untuk sebanyak 150 ribu orang," kata Yassierli, dikutip Rabu (27/5/2026).



Menurut Yassierli, pemerintah juga telah menyetujui anggaran pelaksanaan program tersebut sehingga tahapan persiapan dapat segera dilakukan.

Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia tengah menyusun jadwal pelaksanaan atau timeline Program Magang Nasional 2026, termasuk proses pendaftaran perusahaan mitra dan calon peserta.

Pada tahap awal, pemerintah menargetkan peluncuran Batch I angkatan kedua Program Magang Nasional 2026 dengan kuota sebanyak 50 ribu peserta.

"Kami segera siapkan timeline mulai dari pendaftaran perusahaan, pendaftaran peserta angkatan kedua (Magang Nasional 2026) Batch I segera akan kita luncurkan buat 50 ribu orang," kata Menaker Yassierli.

Ia menjelaskan mekanisme program akan dimulai melalui koordinasi dengan perusahaan-perusahaan mitra yang menyediakan lowongan magang bagi peserta.



Setelah lowongan tersedia, calon peserta dapat memilih posisi yang sesuai dengan minat dan kompetensinya sebelum mengikuti proses seleksi administrasi secara daring oleh perusahaan.

"Dan kemudian kita berikan kesempatan seleksi secara administratif atau online dari perusahaan, baru kemudian kita bisa jalan," ujarnya.

Ditargetkan Mulai Juli 2026

Pemerintah menargetkan pelaksanaan tahap pertama Program Magang Nasional 2026 mulai berjalan pada Juli mendatang.

Yassierli berharap program tersebut dapat menjadi angin segar bagi lulusan perguruan tinggi, khususnya mereka yang lulus dalam satu tahun terakhir dan masih mencari pengalaman kerja.



"Insya Allah, Juli kita bisa jalan ya, untuk batch pertama angkatan kedua kita (Magang Nasional) 2026 dengan target 50 ribu orang. Semoga ini menjadi satu kabar baik buat para fresh graduate lulusan satu tahun terakhir," kata Yassierli.

Ia menambahkan, Program Magang Nasional akan dilaksanakan dalam beberapa gelombang hingga target total 150 ribu peserta tercapai.

Melalui peningkatan kuota tersebut, pemerintah berharap program magang dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.