Kemdikti Saintek Bebaskan UKT Satu Semester untuk 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
RAU - Friday, 28 August 2026 | 08:53 AM


Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek) membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester untuk 5.000 mahasiswa terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mendikti Saintek Brian Yuliarto menyampaikan ucapan dukacita dari seluruh jajaran Kemdikti Saintek dan seluruh kampus atas musibah yang terjadi di NTT.
"Kami akan memberikan bantuan UKT untuk satu semester di tahap ini, sementara ini untuk 5.000 mahasiswa sesuai data yang disampaikan. Kami akan lihat kalau memang masih diperlukan, kami juga akan menambah satu semester lagi," kata Brian, di Posko Lapangan Universitas Katolik (Unika) St Paulus Ruteng, dikutip dari keterangannya, Jumat (27/8/2026). Brian mengatakan, pembebasan UKT menjadi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa bencana tidak memutus keberlanjutan pendidikan mahasiswa.
"Dalam situasi ketika keluarga terdampak harus memulihkan tempat tinggal dan kondisi ekonomi, dukungan terhadap biaya pendidikan diharapkan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk tetap melanjutkan studi," kata dia.
Brian juga menyatakan kesiapan untuk memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga mahasiswa asal NTT, yang sedang berkuliah di luar daerah terdampak. Dia menegaskan, Kemdikti Saintek bersama pemerintah setempat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya menyediakan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada perguruan tinggi yang sudah mengirimkan dan turut mendistribusikan bantuan logistik, serta membangun posko dan fasilitas dukungan," ucap dia. Brian menuturkan, data mengenai kebutuhan bantuan yang telah terkumpul akan diberikan ke perguruan tinggi yang akan membantu di lokasi terdampak.
Dalam mendukung pemulihan terhadap dampak bencana di NTT, Kemdikti Saintek terus memperbarui data mahasiswa terdampak, berkoordinasi dengan LLDIKTI dan perguruan tinggi serta memetakan kebutuhan masyarakat dan perguruan tinggi. Selain itu, Kemdikti Saintek akan terus mengonsolidasikan dan memastikan respons perguruan tinggi agar dapat mendukung proses pemulihan NTT secara tepat sasaran.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Next News

Sekda Tapsel Hadiri Deklarasi Tolak Narkoba, Gus Irawan Gaungkan Perang terhadap Narkoba, Judi Online dan Rentenir
in an hour

Wabup Jafar Tutup POSS Cup III Legend 2026, Aek Simotung A Legend Raih Juara Pertama
in 7 minutes

Beras Sumut Surplus 27.633 Ton pada Oktober 2026
14 hours ago

KPK Tahan 7 Tersangka Penerima Fee Proyek Kasus Korupsi Jalan Sumut
a day ago

Sekda Tapsel Wakili Bupati Gus Irawan Apresiasi Pengabdian 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali: Berangkat ke Papua, Kembali dengan Selamat
a day ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Jumat 23 Oktober 2026, Langkat Berpotensi Hujan Lebat
a day ago

Sekda Tapsel Dampingi Satgas PRR Tinjau Jalan Lintas Sipirok–Tarutung, Perbaikan Dikebut Jelang Nataru
2 days ago

Wabup Jafar Ajak 1.700 Santri Tapsel Terlibat dalam Tiga Gerakan Besar: Perangi Narkoba, Judi Online, dan Kemiskinan
2 days ago

Puncak Hujan November-Desember, BMKG Minta Pemda Urus Kesiapan Drainase
2 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan
2 days ago





