Jumat, 28 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Tapsel Buka Edukasi Keuangan HIM 2026, Dorong Pelajar Gemar Menabung Sejak Dini

Laila - Thursday, 27 August 2026 | 09:02 PM

Background
Bupati Tapsel Buka Edukasi Keuangan HIM 2026, Dorong Pelajar Gemar Menabung Sejak Dini

TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu membuka kegiatan Edukasi Keuangan dalam rangka Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 yang mengusung tema "Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan" di SMP Negeri 2 Batangtoru, Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak dini, khususnya di kalangan pelajar melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel).

Dalam arahannya yang disampaikan secara daring dari Jakarta, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Bank Sumut, sekolah, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Indonesia Menabung di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Menurutnya, kegiatan menabung tidak sekadar mengajarkan anak-anak menyimpan uang, tetapi merupakan bagian dari upaya mempersiapkan masa depan. Karena itu, ia meminta agar keberhasilan program tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah rekening yang dibuka, tetapi juga dari keberlanjutan kebiasaan menabung para pelajar.

"Menabung hari ini adalah sesuatu yang kita lakukan untuk merencanakan masa depan," ujar Bupati.



Ia berharap kegiatan tersebut terus dipantau dan dievaluasi sehingga dapat diketahui dampaknya, baik dari peningkatan jumlah pelajar yang memiliki rekening maupun perkembangan budaya menabung di kalangan siswa.

Bupati juga menekankan bahwa nominal tabungan bukan menjadi ukuran utama. Yang lebih penting, kata dia, adalah membangun kebiasaan menabung sejak dini sehingga para pelajar memiliki kemampuan untuk merencanakan kebutuhan dan masa depan mereka.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa program KEJAR merupakan salah satu bentuk aksi pelajar Indonesia menabung dalam rangka implementasi Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung.

Ia menjelaskan, pelajar merupakan salah satu sasaran prioritas dalam meningkatkan inklusi keuangan. Untuk mempercepat pelaksanaan program Satu Rekening Satu Pelajar, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Tapanuli Selatan Nomor 100.3.4.2 Tahun 2026 tanggal 17 Juli 2026 tentang percepatan pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Pada tahun ini Hari Indonesia Menabung mengusung tema 'Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan' dengan program utama Satu Rekening Satu Pelajar atau KEJAR," jelasnya.



Wakil Bupati mengajak para pelajar untuk membiasakan diri menabung dengan mengingat kembali nasihat orang tua, yakni "hemat pangkal kaya" dan "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian."

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bank Sumut Cabang Sipirok Ade Irma Hakim Nasution mengatakan, Hari Indonesia Menabung bukan hanya berbicara mengenai uang, tetapi juga menyangkut budaya, gaya hidup, dan investasi masa depan.

Ia menjelaskan bahwa Tabungan Simpel dirancang agar setiap pelajar memiliki rekening sendiri. Menurutnya, kebiasaan tersebut diharapkan tumbuh menjadi budaya yang dapat membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat pada masa mendatang.

Ade Irma menyebutkan, jumlah rekening Tabungan Simpel di Kabupaten Tapanuli Selatan mengalami peningkatan. Pada 2025 tercatat sebanyak 4.880 rekening, kemudian bertambah 1.105 rekening baru pada 2026 hingga akhir Juni, sehingga totalnya mencapai 5.905 rekening.

Dari sisi simpanan, saldo Tabungan Simpel juga meningkat dari sekitar Rp354 juta pada 2025 menjadi Rp524.924.875 pada 2026, atau mengalami peningkatan hampir 50 persen.



Ia mengajak para pelajar untuk mulai menabung dari nominal kecil dan dilakukan secara konsisten. "Tidak ada perubahan besar tanpa perubahan kecil. Selalu diawali dengan perubahan-perubahan kecil," katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada sekolah dengan pembukaan rekening Tabungan Simpel terbanyak tahun 2026. SMP Negeri 2 Batangtoru meraih peringkat pertama, disusul SMP Negeri 2 Arse sebagai peringkat kedua dan SMP Negeri 1 Sayurmatinggi sebagai peringkat ketiga.

Selain penghargaan, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan buku Tabungan Simpel kepada pelajar serta pemaparan materi edukasi keuangan oleh OJK Provinsi Sumatera Utara Latifa Putri Radiansyah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Rani Eranica Sembiring, dan Bank Sumut Cabang Sipirok Hendra Halomoan Lubis.

Kepala SMP Negeri 2 Batangtoru Nurhamidah Lubis menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia berharap edukasi tersebut memberikan manfaat bagi para siswa, khususnya dalam membangun kebiasaan hidup hemat, menyimpan uang, dan menabung sejak dini.

Kegiatan turut dimeriahkan dengan penampilan Tari Endeng Ni Endeng, seni tradisional masyarakat Mandailing dan Tapanuli Selatan yang memadukan unsur seni burdah Melayu dengan gerakan dasar tor-tor oneng-oneng.



Melalui pelaksanaan HIM 2026, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama OJK, Bank Indonesia, Bank Sumut, dan dunia pendidikan mendorong agar budaya menabung tumbuh menjadi kebiasaan positif di kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang lebih literat dan inklusif secara keuangan.

Tags