Kebiasaan Meninggalkan Charger Terpasang, Apakah Benar Bisa Membuat Listrik Boros?
RAU - Friday, 02 October 2026 | 03:01 PM


Charger ponsel menjadi salah satu perangkat yang hampir selalu digunakan setiap hari. Karena praktis, sebagian orang memiliki kebiasaan membiarkan charger tetap terpasang di stopkontak meskipun ponsel sudah tidak sedang diisi daya.
Kebiasaan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah charger yang hanya terpasang di stopkontak benar-benar membuat listrik menjadi lebih boros?
Ketika charger terhubung ke stopkontak tetapi tidak tersambung dengan perangkat, charger modern umumnya tetap menggunakan sedikit energi listrik. Kondisi ini sering disebut sebagai konsumsi daya siaga atau standby power.
Namun, konsumsi listrik dari satu charger yang tidak sedang digunakan biasanya sangat kecil. Artinya, meninggalkan satu charger dalam keadaan terpasang tidak serta-merta membuat tagihan listrik meningkat secara signifikan.
Meski demikian, kebiasaan tersebut tetap bukan berarti sepenuhnya tanpa penggunaan energi. Jika di rumah terdapat banyak adaptor, charger, televisi, perangkat elektronik, dan peralatan lain yang terus terhubung ke listrik dalam kondisi standby, konsumsi kecil dari masing-masing perangkat dapat terakumulasi.
Selain persoalan konsumsi listrik, mencabut charger setelah digunakan juga berkaitan dengan keamanan. Adaptor dan kabel yang rusak, berkualitas buruk, panas berlebihan, atau mengalami kerusakan pada bagian tertentu dapat meningkatkan risiko masalah kelistrikan.
Charger juga sebaiknya tidak digunakan sembarangan. Menggunakan adaptor dan kabel yang sesuai dengan perangkat dapat membantu menjaga proses pengisian daya tetap aman.
Kebiasaan mencabut charger setelah selesai digunakan sebenarnya cukup sederhana. Selain membantu mengurangi konsumsi listrik siaga, langkah tersebut membuat stopkontak tidak terus-menerus digunakan oleh perangkat yang sedang tidak diperlukan.
Namun, jika tujuan utamanya adalah menghemat tagihan listrik, perhatian sebaiknya tidak hanya tertuju pada charger. Peralatan dengan konsumsi daya lebih besar, terutama yang digunakan dalam waktu lama, umumnya memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap penggunaan listrik rumah tangga.
Karena itu, mencabut charger yang tidak digunakan dapat menjadi kebiasaan baik, tetapi tidak perlu menganggap satu charger yang tertinggal semalaman sebagai penyebab utama tagihan listrik melonjak.
Pada akhirnya, charger yang tetap terpasang memang dapat menggunakan sedikit listrik meskipun tidak sedang mengisi perangkat. Konsumsinya umumnya kecil, tetapi kebiasaan mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan tetap dapat membantu mengurangi penggunaan energi siaga dan menjaga keamanan instalasi listrik di rumah.
Next News

Makan Nasi dan Lauk Pakai Tangan, Apa yang Membuat Sensasinya Berbeda?
2 hours ago

Terlalu Takut Bertanya Saat Kuliah, Apa yang Membuat Mahasiswa Menahannya?
2 hours ago

Udang dan Kolesterol Sering Dikaitkan, Apa yang Sebenarnya Perlu Diketahui?
2 hours ago

Inhaler Dosis Terukur dan Jenis Lainnya, Apa Perbedaannya?
3 hours ago

Kue Pie Sering Retak Saat Dipanggang, Apa Penyebabnya?
3 hours ago

Memakai Sepatu Seharian Membuat Kaki Lembap, Apa Dampaknya?
3 hours ago

Gatal Muncul Saat Cuaca Dingin, Apa yang Membuat Kulit Lebih Sensitif?
3 hours ago

Kenapa Deadline Bisa Membuat Kita Tiba-Tiba Lebih Produktif?
8 hours ago

Bekerja Sambil Mendengarkan Musik, Apakah Bisa Membantu Konsentrasi?
9 hours ago

Sering Menatap Monitor Berjam-jam, Apa Dampaknya bagi Mata?
9 hours ago





