Selasa, 10 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Jangan Asal Balas Dendam! Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa

Nanda - Saturday, 07 February 2026 | 04:11 AM

Background
Jangan Asal Balas Dendam! Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa

Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki pola makan. Namun, kebiasaan berbuka dengan makanan tertentu justru bisa menyebabkan perut kembung, asam lambung naik, hingga rasa lemas setelah makan.

Para ahli gizi dan lembaga kesehatan menyarankan agar berbuka puasa dilakukan secara bertahap dan seimbang, bukan langsung dengan makanan berat atau ekstrem.

Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa, beserta alasannya.

1. Gorengan Berlebihan

Gorengan seperti bakwan, tahu goreng, dan pisang goreng memang menggoda. Namun makanan tinggi lemak ini sulit dicerna saat perut masih kosong.

Dampaknya:

  • Memicu asam lambung
  • Menyebabkan perut begah dan mual
  • Membuat cepat mengantuk

Kementerian Kesehatan RI menyarankan membatasi konsumsi gorengan karena kandungan lemak jenuhnya dapat mengganggu pencernaan, terutama setelah puasa panjang.

2. Makanan Terlalu Pedas

Sambal pedas atau makanan berbumbu tajam sebaiknya tidak dijadikan menu pertama saat berbuka.

Risiko yang bisa muncul:

  • Iritasi lambung
  • Diare
  • Nyeri perut

Menurut pakar kesehatan, lambung yang kosong selama berjam-jam menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan pedas.

3. Minuman Manis Berlebihan

Es sirup, minuman kemasan, dan minuman dengan gula tinggi sering jadi pilihan utama saat berbuka.

Fakta penting:

  • Lonjakan gula darah secara tiba-tiba
  • Cepat lapar kembali
  • Risiko kelelahan setelah makan

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menganjurkan pembatasan konsumsi gula harian karena berhubungan dengan risiko obesitas dan diabetes.

4. Makanan Instan dan Tinggi Garam

Mi instan dan makanan olahan tinggi natrium kurang ideal untuk berbuka.

Efeknya antara lain:

  • Dehidrasi
  • Tekanan darah meningkat
  • Rasa haus berlebihan setelah makan

Makanan tinggi garam juga bisa memperberat kerja ginjal, terutama saat tubuh sedang menyesuaikan diri setelah berpuasa.

5. Minuman Berkafein

Kopi dan teh pekat sebaiknya tidak dikonsumsi saat awal berbuka.

Alasannya:

  • Bersifat diuretik (memicu buang air kecil)
  • Bisa menyebabkan dehidrasi
  • Memicu asam lambung

Kafein lebih aman dikonsumsi setelah makan utama atau pada malam hari dalam jumlah terbatas.