Honor PPPK Paruh Waktu di Padanglawas Dipastikan Aman, Dialokasikan 10 Bulan dalam APBD 2026
RAU - Wednesday, 08 April 2026 | 02:49 AM


Padanglawas – Pembayaran honor Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padanglawas (Pemkab Palas) dipastikan tetap berjalan pada tahun 2026.
Penjabat Sekretaris Daerah Padanglawas, Panguhum Nasution, menyampaikan bahwa anggaran honor PPPK Paruh Waktu telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 selama 10 bulan, yakni hingga Oktober 2026.
"Sudah ditampung dalam APBD selama 10 bulan. Nanti kita lihat lagi dalam perubahan APBD, bagaimana kondisi dan kemampuan APBD," ujar Panguhum, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, dalam struktur APBD Padanglawas, honor PPPK Paruh Waktu tidak dimasukkan ke dalam pos belanja pegawai seperti ASN dan PPPK penuh waktu. Honor tersebut ditempatkan dalam belanja barang dan jasa.
Terkait pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD), Panguhum mengaku belum dapat memastikan langkah yang akan diambil pemerintah daerah.
"Belum tahu, itu kita lihat nanti bagaimana kondisi APBD," katanya.
Ia menambahkan, ketentuan tersebut paling lambat mulai diterapkan pada 2027. Kondisi ini diakuinya menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam mengelola anggaran.
"Ini menjadi dilema dan tantangan berat bagi pemerintah daerah. Kembali ke PAD kita bagaimana memaksimalkannya, saya kira itu salah satu solusinya," tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), total anggaran honor PPPK Paruh Waktu yang ditampung dalam belanja barang dan jasa pada 2026 mencapai Rp16,5 miliar.
"Setelah dihitung dari masing-masing OPD, anggaran untuk PPPK Paruh Waktu tahun 2026 mencapai Rp16,5 miliar," ujar seorang pejabat BPPKAD.
Next News

Evaluasi Diplomasi 95 Hari Prabowo: Antara Investasi Strategis dan Kritik Efisiensi
in 2 hours

Jakarta Perang Lawan Spesies Invasif: 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan dalam Sehari
in 2 hours

Bupati Tapanuli Selatan Hadiri Rakor Nasional Mitigasi Kekeringan 2026, Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian
in 2 hours

Bupati Tapsel Tepung Tawari 130 Calon Jemaah Haji Kloter 5 Tahun 1447 H/2026 M
in 2 hours

Waspada! Musim Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat di Indonesia
in an hour

Banjir Genangi Jalan Provinsi, Akses Jembatan Merah-Muarasoma Terancam Putus
a day ago

Wali Kota Medan Rico Waas Dukung Percepatan Sertifikasi Halal UMKM Bersama BPJPH Sumut
2 days ago

Rico Waas Lantik 76 Pejabat Pemko Medan, Beri Deadline 6 Bulan Tunjukkan Kinerja
3 days ago

Ringkasan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI
3 days ago

Stabil, Ini Harga BBM di Seluruh SPBU RI per 16 April 2026
3 days ago





