7 Tradisi Unik Idul Adha di Berbagai Negara Selain Indonesia
Liaa - Wednesday, 27 May 2026 | 09:35 AM


Menyembelih hewan kurban lalu bergotong-royong untuk memotong-motong hewan kurban tersebut sebelum dibagikan kepada masyarakat adalah tradisi Idul Adha yang lumrah terjadi di Indonesia. Lalu, bagaimana ya kebiasaan Idul Adha di negara selain Indonesia? Yuk, simak uraiannya berikut ini.
1. Kurban unta di Arab Saudi
Bisa dikatakan bahwa Idul Adha di Negara Arab Saudi merupakan hari raya terbesar. Hal ini dikarenakan hewan kurban dari Pemerintah Kerajaan nantinya akan dibagikan kepada negara-negara lain seperti di kawasan Afrika, Asia Tengah dan Asia Selatan. Jika di Indonesia kebanyakan hewan yang dijadikan kurban adalah kambing dan sapi, lain halnya di Arab Saudi. Hewan yang biasanya dijadikan kurban masyarakat Arab Saudi adalah unta. Kira-kira bagaimana ya rasanya daging unta?
2. Tradisi mudik di Bangladesh
Jika di Indonesia tradisi mudik selalu identik dengan Idul Fitri, lain halnya di Bangladesh. Di negara ini tradisi mudik justru jatuh setiap kali perayaan Idul Adha yang biasanya berlangsung selama tiga hari. Wah, enak dong bisa makan daging kurban bersama keluarga besar di kampung halaman.
3. Hidangan khas Mrouzia dan Boulfaf di Maroko
Di Maroko hewan kurban seperti domba dan sapi biasanya akan disajikan dalam bentuk Mrozia dan Boulfaf. Kedua makanan ini merupakan makanan khas yang disajikan masyarakat Maroko saat Idul Adha. Daging yang akan diolah menjadi Mrozia dan Boulfaf harus dibakar ataupun direbus terlebih dahulu.
4. Memandikan hewan kurban di Pakistan
Lebih lama dari Bangladesh, Idul Adha di Pakistan berlangsung selama empat hari. Pelaksanaan Idul Adha di Pakistan selalu lebih meriah dari Idul Fitri. Seluruh hewan kurban yang akan disembelih harus mengikuti tradisi berupa dimandikan terlebih dahulu dan setelahnya hewan-hewan tersebut diberi hiasan dari bunga. Jadi, hewan kurbannya dibikin jadi cantik, ya.
5. Bazar Idul Adha di Singapura
Sepertinya negara tetangga kita, Singapura juga tidak mau kalah dalam menyambut perayaan Idul Adha. Di Singapura setiap menjelang hari raya, baik Hari Raya Idul Fitri maupun Hari Raya Idul Adha, selalu diadakannya bazar yang meriah di kawasan Kampong Glam dan Geylang Serai. Lumayan ya bisa membeli bahan-bahan kebutuhan Hari Raya Idul Adha seperti bumbu dapur untuk mengolah daging kurban dengan harga lebih murah.
6. Perayaan Idul Adha empat hari penuh di Cina
Walaupun agama Islam di Cina adalah minoritas, tapi perayaan Idul Adha di sana sangat meriah. Sama halnya dengan Pakistan, perayaan Idul Adha di China berlangsung selama empat hari, dan masyarakat Islam di sana memanfaatkan momen Idul Adha dengan baik. Mereka akan mengumandangkan takbir, tadarus Al Qur'an dan berkumpul bersama masyarakat muslim lainnya dengan saling memberikan bingkisan.
7. Penyembelihan hewan kurban di jalanan Mesir
Bagi masyarakat Mesir yang tidak begitu menyukai bau kambing ataupun takut darah sebaiknya tidak keluar rumah saat Idul Adha. Bukan apa-apa, hal ini dikarenakan kebiasaan masyarakat Mesir yang menyembelih hewan kurban di jalan-jalan, yang tentu saja warna merah dari darah hewan kurban akan menghiasai jalan-jalan di Mesir.
Next News

Mengapa Rambut Rontok Lebih Banyak pada Waktu-Waktu Tertentu?
5 hours ago

Buaya dan Aligator, Dua Reptil yang Sering Dianggap Sama
5 hours ago

Buaya Menelan Batu, Ternyata Ini Fungsi di Balik Kebiasaan Uniknya
5 hours ago

Mengapa Buaya Sering Membuka Mulut Saat Berjemur?
5 hours ago

Perkembangan Gaya Bernyanyi Ayu Ting Ting dari Masa ke Masa
5 hours ago

Cara Permen Mint Memberikan Sensasi Dingin pada Lidah
5 hours ago

Apakah Permen Mint Benar-Benar Bisa Menghilangkan Bau Mulut?
5 hours ago

Perbedaan Sensasi Permen Mint Saat Dikonsumsi dengan Air Dingin
5 hours ago

Mengapa Rambut Bisa Tumbuh dengan Kecepatan yang Berbeda pada Setiap Orang?
5 hours ago

Mengapa Rambut Bisa Berdiri Saat Tubuh Merasa Kedinginan?
6 hours ago





