Rabu, 17 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Bupati Gus Irawan Serukan Kolaborasi Jaga Kelestarian Lingkungan di Tapsel

RAU - Wednesday, 17 June 2026 | 07:25 PM

Background
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Bupati Gus Irawan Serukan Kolaborasi Jaga Kelestarian Lingkungan di Tapsel

Sipirok – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan di Kebun Raya Sipirok pada 17–18 Juni 2026. Peringatan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi non-pemerintah (NGO), komunitas lingkungan, serta lembaga pendidikan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, akademisi, komunitas lingkungan, hingga pelajar dan mahasiswa yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Gus Irawan menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh dimaknai hanya sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat aksi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ia menyoroti berbagai bencana yang terjadi di Tapanuli Selatan dalam beberapa tahun terakhir sebagai peringatan penting akan dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi bahan refleksi bersama agar upaya menjaga keseimbangan ekosistem semakin diperkuat.

Menurut Bupati, pemerintah daerah telah berupaya mengambil langkah-langkah perlindungan lingkungan, termasuk menyuarakan keberatan terhadap aktivitas yang berpotensi mengurangi tutupan hutan dan meningkatkan risiko terjadinya bencana alam.



Karena itu, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), dunia usaha, organisasi lingkungan, serta masyarakat luas untuk berperan aktif dalam mengedukasi publik mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan dan sampah yang berkelanjutan.

Gus Irawan menekankan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar dampak negatif kerusakan lingkungan dapat diminimalkan dan kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.

Ia juga memberikan apresiasi kepada berbagai perusahaan dan organisasi yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung program pelestarian lingkungan di Tapanuli Selatan. Menurutnya, kolaborasi yang telah terbangun perlu terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Selatan, Mahyuddin Ritonga, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema nasional "Saatnya Bekerja untuk Iklim". Tema tersebut menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya mitigasi perubahan iklim melalui tindakan nyata dan berkelanjutan.

Menurut Mahyuddin, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas generasi muda dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.



Berbagai kegiatan turut meramaikan peringatan tersebut, mulai dari pameran lingkungan, lomba video aksi nyata tingkat SMP dan MTs, lomba cerdas cermat lingkungan tingkat SD, lomba lagu bertema lingkungan, senam bersama, outbound, kegiatan ecoprint, hingga pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Environmental PT Agincourt Resources, Mahmud Subagya, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui berbagai program keberlanjutan yang telah dijalankan.

Program tersebut antara lain meliputi rehabilitasi lahan secara bertahap, pengembangan fasilitas pembibitan tanaman, pembangunan stasiun riset konservasi, pemanfaatan energi surya, penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, serta penerapan sistem pengelolaan dan daur ulang sampah.

Ia menegaskan bahwa kegiatan pertambangan yang bertanggung jawab dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan apabila didukung komitmen dan pengelolaan yang baik.

Menutup arahannya, Bupati Gus Irawan kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan memperkuat kolaborasi dalam merawat lingkungan hidup. Menurutnya, lingkungan yang sehat dan lestari merupakan warisan berharga yang harus dijaga bersama demi masa depan generasi mendatang.



Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Tapanuli Selatan diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian serta mendorong lahirnya berbagai aksi nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.