Kamis, 6 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Dinas PUTR Padanglawas Kelola Anggaran Proyek Fisik Rp101 Miliar pada 2026, Fokus Infrastruktur Jalan dan Jembatan

RAU - Thursday, 06 August 2026 | 10:49 AM

Background
Dinas PUTR Padanglawas Kelola Anggaran Proyek Fisik Rp101 Miliar pada 2026, Fokus Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Padanglawas mengelola anggaran proyek fisik senilai lebih dari Rp101 miliar pada tahun anggaran 2026. Nilai tersebut meningkat sekitar 81,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar Rp18,94 miliar.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Padanglawas, Sarlen Ibrahim Harahap, mengatakan anggaran tersebut dialokasikan untuk dua bidang, yakni Bina Marga dan Cipta Karya. Sementara itu, pada tahun ini tidak terdapat alokasi anggaran untuk bidang Pengairan.

Ia menjelaskan, bidang Cipta Karya memperoleh pagu anggaran sekitar Rp11,4 miliar yang akan digunakan untuk tujuh paket pekerjaan. Adapun bidang Bina Marga mendapatkan alokasi sekitar Rp90,5 miliar untuk 57 paket pekerjaan, termasuk proyek penunjukan langsung dengan nilai di bawah Rp400 juta.

"Total anggaran proyek fisik di Dinas PUTR tahun ini mencapai lebih dari Rp101 miliar," ujar Sarlen, Selasa (4/8/2026).

Sarlen menambahkan, sumber pendanaan untuk proyek Bina Marga berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit. Sementara itu, proyek di bidang Cipta Karya dibiayai melalui DAU.



Menurutnya, sebagian besar paket pekerjaan telah selesai melalui proses lelang dan beberapa di antaranya telah memasuki tahap pelaksanaan di lapangan.

Ia berharap seluruh rekanan dapat menjaga kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan memiliki daya tahan yang baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Padanglawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah pada 2026. Fokus tersebut diarahkan pada pembangunan jalan dan jembatan guna meningkatkan akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati juga meminta seluruh penyedia jasa konstruksi memperhatikan mutu pekerjaan serta menyelesaikan proyek sesuai jadwal agar fasilitas yang dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat.