Sabtu, 8 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Gubernur siapkan Rp2 miliar bangun rumah produksi kelapa di Nias Utara

Laila - Saturday, 08 August 2026 | 08:38 PM

Background
Gubernur siapkan Rp2 miliar bangun rumah produksi kelapa di Nias Utara

Nias Utara – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk membangun rumah produksi kelapa di Kabupaten Nias Utara, Kepulauan Nias. Pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan kelapa yang dikelola masyarakat.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan rumah produksi tersebut akan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pengolahan hasil kelapa agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.

Program itu disampaikan Bobby saat menghadiri kegiatan Sapa Daerah di Lauru Fadoro, Nias Utara, Sabtu.

Rumah produksi kelapa nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas pengolahan. Di antaranya mesin produksi kopra, solar dryer atau alat pengering tenaga surya, mesin pengupas batok, mesin pemilah, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara menyebutkan anggaran pembangunan rumah produksi tersebut mencapai Rp2 miliar dan pelaksanaannya mulai dilakukan pada tahun ini.



Selain mengolah kelapa menjadi kopra, fasilitas tersebut juga akan diarahkan untuk mengembangkan produksi arang dari batok kelapa. Dengan demikian, hasil perkebunan masyarakat diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan memberikan tambahan nilai ekonomi.

Potensi kelapa di Kepulauan Nias tergolong besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara tahun 2023, luas tanaman kelapa perkebunan rakyat di wilayah Kepulauan Nias mencapai sekitar 44.498 hektare dengan produksi mencapai 34.763 ton.

Bobby mengatakan pembangunan rumah produksi kelapa menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap pengembangan ekonomi di Kepulauan Nias. Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran pembangunan yang jauh lebih besar untuk kawasan tersebut.

Menurutnya, anggaran pembangunan untuk seluruh program di Kepulauan Nias yang sebelumnya berada di kisaran Rp250 miliar hingga Rp300 miliar, tahun ini ditingkatkan hingga mendekati Rp500 miliar.

Pemprov Sumut sendiri telah menetapkan tiga arah utama pembangunan di Kepulauan Nias, yakni pengembangan sentra perekonomian, sentra produksi, serta penguatan sektor pariwisata.



Dalam pembagian fokus tersebut, Nias Utara diarahkan menjadi salah satu kawasan sentra produksi di Kepulauan Nias. Pengembangan komoditas kelapa menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut.

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyambut baik rencana pembangunan rumah produksi kelapa. Menurutnya, kelapa merupakan salah satu potensi utama daerah selain sektor pariwisata.

Ia mengatakan perkebunan kelapa rakyat tersebar luas di wilayah Nias Utara. Selain rumah produksi kelapa, sejumlah program pembangunan lainnya juga akan dilaksanakan di daerah tersebut, termasuk pembangunan beberapa ruas jalan.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan fasilitas pengolahan kelapa diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi petani. Hasil kelapa yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat dapat dikembangkan menjadi berbagai produk dengan nilai jual yang lebih tinggi.

Kedatangan Gubernur Sumatera Utara bersama jajaran DPRD Sumut dan pimpinan organisasi perangkat daerah ke wilayah tersebut juga mendapat sambutan emosional dari masyarakat.



Salah seorang warga Nias Utara, Bakti Adil Waruwu, mengaku terharu karena dapat bertemu langsung dengan Gubernur Sumatera Utara di desanya.

Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi momen yang berkesan bagi masyarakat setempat setelah puluhan tahun sejak Indonesia merdeka.

Tags