Bobby Nasution Siapkan RSUD dr M Thomsen Nias Gunungsitoli Jadi Rumah Sakit Regional Kepulauan Nias
RAU - Friday, 07 August 2026 | 08:14 AM


Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyiapkan RSUD dr M Thomsen Nias Gunungsitoli sebagai rumah sakit regional yang akan melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat melakukan peninjauan pelayanan kesehatan di RSUD dr M Thomsen Nias Gunungsitoli, Kamis. Menurutnya, rumah sakit tersebut memiliki potensi besar menjadi pusat rujukan kesehatan bagi masyarakat dari berbagai daerah di Kepulauan Nias.
"Rumah sakit dr Thomsen akan kita selesaikan. Rumah sakit ini sebenarnya sudah memiliki fungsi sebagai rumah sakit regional, sehingga masyarakat Kepulauan Nias dapat menjadikannya sebagai tempat rujukan," ujar Bobby.
Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang saat ini dihadapi RSUD dr M Thomsen Nias berkaitan dengan aspek administrasi. Rumah sakit yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut masih menghadapi kendala terkait status aset dan pengelolaannya.
Menurut Bobby, seluruh aset RSUD dr M Thomsen Nias sebelumnya tercatat sebagai milik Pemerintah Kabupaten Nias. Namun, setelah adanya pemekaran wilayah, aset tersebut seharusnya diserahkan kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli sebagai pihak yang menjalankan pemerintahan di wilayah tersebut.
"Permasalahannya lebih kepada administrasi akibat proses pemekaran. Masih ada kebingungan terkait siapa yang membangun, apakah pemerintah kabupaten atau pemerintah kota," jelasnya.
RSUD dr M Thomsen Nias sebelumnya dikenal sebagai RSUD Gunungsitoli dan resmi berganti nama pada Januari 2021. Rumah sakit tersebut memiliki sejarah panjang karena dibangun sejak 1963 oleh organisasi keagamaan BNKP bersama lembaga VEM dari Jerman dan melibatkan pelayanan kesehatan oleh dr Martin Thomsen.
Kendati menghadapi persoalan administrasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tetap melihat pentingnya pengembangan rumah sakit tersebut, baik dari sisi fasilitas medis maupun infrastruktur bangunan.
Bobby mengatakan, berbagai kebutuhan seperti peralatan kesehatan dan perbaikan bangunan akan menjadi perhatian pemerintah agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Ia menambahkan, sejumlah rumah sakit pemerintah daerah juga telah tersedia di beberapa wilayah Kepulauan Nias, seperti Kabupaten Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat. Namun, RSUD dr M Thomsen Nias dinilai memiliki fasilitas serta tenaga medis yang cukup lengkap untuk menjadi pusat rujukan.
"Rumah sakit ini hampir lengkap dari sisi dokter, bukan berarti sudah sepenuhnya lengkap. Tadi ada dokter saraf, tetapi alat kesehatannya belum tersedia. CT scan juga sudah rusak selama dua tahun dan akan kita upayakan untuk diperbaiki," kata Bobby.
Dengan penguatan fasilitas dan penyelesaian persoalan administrasi, RSUD dr M Thomsen Nias diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan utama bagi masyarakat Kepulauan Nias.
Next News

Sekda Tapsel Dampingi Satgas PRR Tinjau Jalan Lintas Sipirok–Tarutung, Perbaikan Dikebut Jelang Nataru
8 hours ago

Wabup Jafar Ajak 1.700 Santri Tapsel Terlibat dalam Tiga Gerakan Besar: Perangi Narkoba, Judi Online, dan Kemiskinan
8 hours ago

Puncak Hujan November-Desember, BMKG Minta Pemda Urus Kesiapan Drainase
in an hour

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan
in 25 minutes

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Palas Gelar Gerakan Pasar Murah
a day ago

Pemkab Padanglawas Kembali Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
17 hours ago

Pemprov Sumut Instruksikan Sekolah Kembali Gelar PTM 100 Persen Mulai 21 Oktober 2026
18 hours ago

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)
a day ago

Gus Irawan Ajak Warga Saipar Dolok Hole Perangi Narkoba dan Rentenir, Dorong Pengajian Jadi Kekuatan Bangkitkan Ekonomi
2 days ago

Gus Irawan Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Kekerasan Anak, dan Ketidakadilan Gender, Kunci Wujudkan Tapsel Layak Anak
2 days ago





