BI Sumut kaji potensi wisata Danau d d Toba jadi ekonomi khusus
RAU - Saturday, 08 August 2026 | 03:07 AM


Medan
Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kajian potensi wisata Danau Toba menjadi kawasan ekonomi khusus.
"Saat ini, kami melakukan kajian bersama BRIN untuk melihat potensi wisata Danau Toba menjadi kawasan ekonomi khusus, seperti di KEK Tanjung Lesung, Banten," ujar Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Ameriza M Moesa, di Medan, Sabtu.
Ameriza mengatakan saat ini masih dilakukan riset bersama BRIN tersebut untuk mendorong Danau Toba menjadi kawasan ekonomi khusus.
Menurutnya, Danau Toba memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, baik dari sisi objek wisata, budaya, maupun potensi lainnya yang dapat dikembangkan untuk menarik wisatawan ke tempat tersebut.
"Selain itu, kami mendorong kepada pemangku kepentingan baik pemerintah daerah maupun pelaku wisata supaya paket wisata lebih diperbanyak," ujarnya pula.
Ia memisalkan seperti di Bali, Yogyakarta saat dibuka melalui aplikasi, paket wisata sangat banyak pilihan dan sudah lengkap untuk memenuhi perjalanan berwisata di daerah tersebut.
"Sementara untuk Danau Toba masih sedikit. Untuk itu ke depan terus berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk mencoba perbanyak paket wisata di Danau Toba," kata dia.
Ia melanjutkan dengan adanya banyak pilihan paket wisata di Danau Toba, diharapkan membuat wisatawan memiliki banyak pilihan untuk berlibur di tempat tersebut.
"Jadi diharapkan wisatawan bisa berlibur di Sumut semakin panjang, dan pengeluaran lebih banyak yang berpotensi menambah pemasukan daerah," ujarnya.
Diharapkan dengan adanya peningkatan dari sektor pariwisata tersebut, kinerja perekonomian di Sumut ke depan dapat menguat dari tahun sebelumnya.
BI Sumut meyakini kinerja ekonomi di provinsi itu tumbuh 4,9 persen sampai 5,7 persen, serta proyeksi tahun 2027 yakni 5,1 persen sampai 5,9 persen.
Next News

Reli Asia Pasifik dilepas dari Kota Pematangsiantar, diikuti 45 peserta
34 minutes ago

Gubernur siapkan Rp2 miliar bangun rumah produksi kelapa di Nias Utara
36 minutes ago

Gelombang panas melanda sebagian besar Korea Selatan
39 minutes ago

Disdik Tapsel turun tangan tindaklanjuti dugaan guru dan kasek jarang masuk di SD Tapus Nabolak
18 hours ago

Pusdalops Sumut catat satu hektare terdampak karhutla di Simalungun
19 hours ago

Cuaca Sumatra Utara 8 Agustus 2026: Hujan Berpotensi Turun hingga Malam
12 hours ago

Indonesia dan Korea Selatan Bangun Pusat Pengendalian Karhutla di Sumatera Selatan untuk Perkuat Mitigasi Kebakaran Hutan
2 days ago

Pemerintah Matangkan Pembaruan Buku Ajar Nasional, Prabowo Soroti Kualitas Materi dan Fisik Buku Pelajaran
2 days ago

BGN Proses Pemberhentian Tidak Hormat 66 Kepala Dapur MBG, Diduga Langgar Disiplin hingga Hukum
2 days ago

Bobby Nasution Siapkan RSUD dr M Thomsen Nias Gunungsitoli Jadi Rumah Sakit Regional Kepulauan Nias
2 days ago





