Cara Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital, Jangan Biarkan Layar Menguras Penglihatan Anda
RAU - Thursday, 16 July 2026 | 06:15 PM


Di era digital, mata menjadi salah satu organ tubuh yang bekerja paling keras. Mulai dari bekerja di depan komputer, mengikuti pembelajaran daring, hingga menikmati hiburan melalui ponsel, hampir seluruh aktivitas sehari-hari melibatkan layar digital.
Jika tidak diimbangi dengan kebiasaan yang sehat, penggunaan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan digital eye strain atau kelelahan mata digital. Kondisi ini ditandai dengan mata terasa lelah, kering, perih, pandangan kabur, sakit kepala, hingga nyeri pada leher dan bahu.
Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata menjadi langkah penting untuk mempertahankan kualitas penglihatan dalam jangka panjang.
Terlalu Lama Menatap Layar Dapat Membuat Mata Cepat Lelah
Saat fokus pada layar, seseorang cenderung berkedip lebih sedikit dibandingkan kondisi normal.
Padahal, berkedip membantu menyebarkan air mata secara merata di permukaan mata sehingga tetap lembap. Ketika frekuensi berkedip menurun, mata menjadi lebih mudah kering dan terasa tidak nyaman.
Selain itu, otot mata juga bekerja terus-menerus untuk mempertahankan fokus pada jarak dekat sehingga lebih cepat mengalami kelelahan.
Terapkan Aturan 20-20-20
Salah satu cara sederhana yang banyak dianjurkan oleh dokter mata adalah menerapkan aturan 20-20-20.
Caranya yaitu:
- Setiap 20 menit menatap layar.
- Alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau sekitar 6 meter.
- Lakukan selama 20 detik.
Kebiasaan sederhana ini membantu otot mata menjadi lebih rileks sehingga mengurangi ketegangan akibat fokus pada layar dalam waktu lama.
Perhatikan Pencahayaan Ruangan
Menggunakan ponsel atau komputer di ruangan yang terlalu gelap dapat membuat mata bekerja lebih keras karena harus beradaptasi dengan kontras cahaya yang tinggi.
Sebaiknya gunakan perangkat digital di ruangan dengan pencahayaan yang cukup agar mata terasa lebih nyaman.
Selain itu, atur tingkat kecerahan layar agar sesuai dengan kondisi sekitar dan aktifkan fitur Night Mode atau Blue Light Filter pada malam hari bila diperlukan.
Penuhi Kebutuhan Nutrisi Mata
Kesehatan mata juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi.
Beberapa nutrisi yang penting untuk kesehatan mata antara lain:
- Vitamin A, yang banyak ditemukan pada wortel, ubi, dan hati.
- Lutein dan zeaxanthin, yang terdapat pada bayam, brokoli, serta sayuran hijau lainnya.
- Omega-3, yang dapat diperoleh dari ikan seperti salmon, sarden, dan tuna.
- Vitamin C dan E, yang berperan sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel-sel mata.
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan penglihatan.
Jangan Lupa Berkedip
Meski terdengar sederhana, berkedip merupakan cara alami tubuh menjaga kelembapan mata.
Jika sering bekerja di depan komputer, biasakan berkedip secara sadar beberapa kali setiap beberapa menit agar mata tidak cepat kering.
Apabila keluhan mata kering sering muncul, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah diperlukan penggunaan tetes mata sesuai anjuran.
Batasi Waktu Penggunaan Gadget
Selain memberi jeda secara berkala, usahakan mengurangi penggunaan perangkat digital di luar kebutuhan utama.
Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas tanpa layar, seperti berjalan kaki, membaca buku cetak, atau menikmati pemandangan di luar ruangan agar mata memperoleh kesempatan untuk beristirahat.
Lakukan Pemeriksaan Mata Secara Berkala
Pemeriksaan mata tidak perlu menunggu hingga muncul keluhan.
Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, terutama bagi mereka yang menggunakan kacamata, lensa kontak, memiliki riwayat diabetes, atau bekerja di depan komputer setiap hari.
Jika mengalami gejala seperti penglihatan kabur, mata nyeri, kilatan cahaya, atau penurunan penglihatan secara tiba-tiba, segera periksakan diri ke dokter mata.
Kesimpulan
Mata merupakan salah satu organ yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Di tengah meningkatnya penggunaan perangkat digital, menjaga kesehatan mata menjadi semakin penting.
Dengan menerapkan aturan 20-20-20, menjaga pencahayaan, mengonsumsi makanan bergizi, membatasi waktu penggunaan layar, dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin, kesehatan penglihatan dapat tetap terjaga sehingga mata tetap nyaman digunakan untuk beraktivitas setiap hari.
Next News

9 Makanan Bergizi yang Mendukung Tumbuh Kembang Anak,
in 7 hours

Jarang Sarapan Bisa Berdampak pada Kesehatan, Ini 5 Masalah yang Perlu Diwaspadai
in 7 hours

4 Mitos Makanan yang Sering Disebut Bikin Jerawatan, Cokelat hingga Gluten
in 7 hours

5 Daun Herbal yang Disebut Berpotensi Mendukung Kesehatan Pankreas, Ada Kelor hingga Kangkung
in 7 hours

5 Makanan Kaya Vitamin D yang Baik untuk Tulang dan Sistem Imun
in 6 hours

Tak Harus Olahraga, 5 Aktivitas di Rumah Ini Ternyata Bisa Bakar Kalori
in 6 hours

5 Makanan yang Bisa Mendukung Kualitas Sel Telur dan Kesuburan Wanita
in 6 hours

11 Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik, Ada Kopi hingga Sambal
in 6 hours

Gigit Kuku Jadi Kebiasaan Anak? Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini
in 6 hours

Benarkah Kucing Indonesia Rata-rata Hanya Hidup 6 Tahun? Ini Penyebabnya
6 hours ago





