Bupati Perintahkan BPBD Tapsel Salurkan Bantuan Ke Masyarakat Tantom Angkola Yang Terdampak Banjir
RAU - Thursday, 04 January 2024 | 11:48 PM



TAPANULI SELATAN – Tingginya intensitas hujan di wilayah Tapanuli Selatan mengakibatkan jebolnya irigasi Batang Angkola sehingga mengakibatkan banjir di 3 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan pada Rabu (3/1/2024).
Adapun banjir yang menggenangi pemukiman dan rumah penduduk di 3 desa dan 1 kelurahan sebanyak 152 KK diantaranya Desa Hutaraja sebanyak 36 KK, Desa Purba Tua 58 KK, Desa Lumban Jabi-Jabi 28 KK dan Kelurahan Panabari Hutatonga 30 KK.
Atas kejadian tersebut, Bupati Dolly Pasaribu memerintahkan BPBD Tapsel untuk menyalurkan bantuan ke seluruh KK yang rumahnya tergenang banjir sebagai bentuk kepedulian Pemkab Tapsel kepada masyarakat korban banjir di Kecamatan Tantom Angkola.
Dikesempatan itu, melalui video call Bupati menyampaikan kepada masyarakat Desa Hutaraja korban bencana banjir agar bersabar dan saling bahu-membahu serta saling meningkatkan solidaritas sesama warga dan tetap waspada karena intensitas hujan masih tetap tinggi.
"Pemkab Tapsel akan berkoordinasi dengan pihak atasan agar irigasi sumber air sawah masyarakat dapat secepatnya di perbaiki, karena luas sawah yang dialiri irigasi yang jebol ini lebih dari 200 hektar," terang Dolly.
Sementara Kalaksa BPBD Tapsel Umar Halomoan Daulay mengatakan, saat informasi bencana di terima Pak Bupati, kami langsung di perintahkannya untuk meninjau banjir tersebut dan sekaligus mendata masyarakat yang terdampak bencana agar di berikan bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat.
Sedangkan Camat Tantom Angkola Indra Sakti Siregar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Bupati Dolly Pasaribu yang sudah memperhatikan masyarakat yang terdampak banjir di Tantom Angkola dan kami berharap irigasi yang jebol tersebut dapat secepatnya di perbaiki agar pertanian normal kembali, katanya.
Adapun bantuan yang diserahkan Bupati melalui Kalaksa BPBD Tapsel berupa sembako, peralatan keluarga, selimut, karpet, biskuit dan tambahan gizi.
Sumber: Prokopim Kabupaten Tapanuli Selatan
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
20 days ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
20 days ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
21 days ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
21 days ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
21 days ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
22 days ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
22 days ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
22 days ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
24 days ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
25 days ago





