Selasa, 23 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Gus Irawan Ajak Perangi Rentenir, Kemiskinan dan Narkoba melalui KUR Berkah pada Pengajian Akbar BKMT Angkola Sangkunur

RAU - Tuesday, 23 June 2026 | 05:24 AM

Background
Bupati Gus Irawan Ajak Perangi Rentenir, Kemiskinan dan Narkoba melalui KUR Berkah pada Pengajian Akbar BKMT Angkola Sangkunur

Angkola Sangkunur

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi rentenir, kemiskinan, dan narkoba melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan pembinaan keagamaan. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Bulanan BKMT Kecamatan Angkola Sangkunur yang dirangkai dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Lingkungan III Baringin, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Tapsel Irmansyah Siregar, Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Kadis Pendidikan Tapsel Efridayanti Pakpahan, unsur Forkopimcam, BKMT Kabupaten dan Kecamatan, TP PKK, Kepala KUA, kepala desa dan lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi Muslimat NU, Aisyiyah, serta ratusan jamaah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan mengaku memiliki kerinduan untuk kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Sangkunur. Ia menegaskan bahwa pengajian merupakan sarana penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjadi wadah membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

"Pengajian seperti ini harus terus kita jaga, kita pelihara dan kita kembangkan. Selain memperkuat keimanan, pengajian juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi tantangan kehidupan," ujar Gus Irawan.



Pada kesempatan tersebut, Gus Irawan menyoroti tingginya beban masyarakat yang terjerat pinjaman berbunga tinggi dari lembaga pembiayaan mikro. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Bank Sumut meluncurkan program KUR Berkah sebagai solusi pembiayaan dengan bunga rendah yang ditujukan khusus bagi kelompok perempuan pelaku usaha mikro.


Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata untuk melawan praktik rentenir yang selama ini membebani ekonomi keluarga.

"Kita sedang berperang. Perang melawan rentenir melalui KUR Berkah, perang melawan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi, dan perang melawan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda," tegasnya.

Bupati menjelaskan bahwa masyarakat yang masih memiliki pinjaman berbunga tinggi dapat mengalihkan pembiayaannya melalui KUR Berkah sehingga memperoleh bunga yang jauh lebih ringan. Ia meminta masyarakat tidak takut melunasi pinjaman lama dan beralih ke program yang lebih menguntungkan.



Selain itu, Gus Irawan juga memaparkan berbagai program ekonomi yang sedang dijalankan Pemkab Tapsel pascabencana hidrometeorologi tahun 2025. Di antaranya program pengembangan 1.000 kolam ikan, perluasan lahan jagung hingga 10.000 hektare, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi pelaku usaha dan petani.

Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tapsel menggandeng berbagai pihak guna menjamin ketersediaan bibit, pakan, akses modal, hingga pemasaran hasil produksi.

"Tidak boleh ada lagi lahan tidur yang tidak produktif. Semua harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin Tapsel bangkit lebih cepat dan tumbuh lebih kuat," katanya.

Gus Irawan juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Ia menilai kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan merupakan benteng moral yang efektif dalam membentuk karakter anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif.

"Kita harus menjaga anak-anak kita. Pengajian seperti ini menjadi bagian penting dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkoba," ujarnya.




Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok Ade Irma Hakim Nasution menjelaskan bahwa KUR Berkah merupakan program pembiayaan kelompok khusus perempuan yang bertujuan membantu pelaku usaha mikro memperoleh akses modal dengan bunga hanya delapan persen per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan pinjaman berbunga tinggi yang selama ini beredar di masyarakat.

Ia mengatakan petugas Bank Sumut akan langsung mendatangi kelompok-kelompok masyarakat untuk memberikan layanan dan pendampingan sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor bank.

Selain KUR Berkah, Bank Sumut juga menyediakan KUR sektor pertanian dengan bunga nol persen hingga Desember 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan ekonomi Tapanuli Selatan pascabencana.

Plt. Camat Angkola Sangkunur Rizky Gustoni mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program yang telah disampaikan oleh Bank Sumut dan UPTD Samsat demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.



Ketua BKMT Tapanuli Selatan Rosmayanti Ritonga yang didampingi Ketua BKMT Kecamatan Angkola Sangkunur Murni menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap kegiatan BKMT.

"Kita doakan Bupati Gus Irawan diberikan kesehatan dan kekuatan untuk membangun Tapanuli Selatan agar pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat pascabencana. Kami juga berharap dukungan seluruh TP PKK desa dan kelurahan agar kegiatan BKMT semakin eksis ke depan," ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, perwakilan UPTD Samsat Sipirok, Lisa Khairani Ritonga, mengingatkan masyarakat pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Ia menjelaskan bahwa 66 persen penerimaan pajak kendaraan bermotor kembali ke daerah sebagai sumber pendapatan pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Selain itu, masyarakat juga berkesempatan mengikuti Program Gebyar Pajak Sumut 2026 dengan berbagai hadiah menarik seperti paket umrah, mobil, emas batangan, dan hadiah lainnya.



Kegiatan Pengajian Akbar semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan Al Ustadz Ardani Siregar. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, hijrah tidak hanya bermakna perpindahan fisik, tetapi juga perubahan pola pikir dan perilaku menuju kebaikan. Ia juga menjelaskan berbagai keutamaan Bulan Muharram, termasuk puasa Asyura yang dapat menjadi sarana penghapus dosa setahun yang lalu.

Menutup tausiyahnya, Al Ustadz Ardani Siregar mengajak seluruh jamaah untuk terus berdoa agar Tapanuli Selatan segera pulih dari dampak bencana dan mampu bangkit menjadi daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Tags