Selasa, 7 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Bukan Cuma Everest, Ini Fakta Gunung Tertinggi di Dunia yang Masih Jarang Diketahui

Nanda - Friday, 03 April 2026 | 12:14 PM

Background
Bukan Cuma Everest, Ini Fakta Gunung Tertinggi di Dunia yang Masih Jarang Diketahui

Mengenal gunung tertinggi di dunia

Saat membahas gunung tertinggi di dunia, nama yang paling tepat adalah Mount Everest. Britannica menjelaskan bahwa Everest berada di punggung Pegunungan Himalaya, tepat di perbatasan Nepal dan Tibet Autonomous Region di China. Puncak ini diakui sebagai titik tertinggi di Bumi di atas permukaan laut.

Ketinggian resmi Everest yang kini banyak dipakai adalah 8.848,86 meter di atas permukaan laut. Angka ini ditegaskan Guinness World Records berdasarkan hasil pengukuran bersama yang diumumkan Nepal dan China pada 2020. Britannica juga mencatat angka yang dibulatkan menjadi sekitar 8.849 meter.

Everest ternyata punya lebih dari satu nama

Salah satu fakta yang belum banyak diketahui adalah bahwa Everest bukan hanya dikenal dengan satu nama. NASA menyebut nama Nepalnya adalah Sagarmatha, sementara Guinness juga mencatat nama Chomolungma atau Qomolangma, yang digunakan di Tibet. Ini menunjukkan bahwa gunung ini bukan sekadar objek geografis, tetapi juga bagian penting dari sejarah dan budaya masyarakat setempat.

Tingginya pernah berubah secara resmi

Banyak orang mengira tinggi Everest selalu tetap. Padahal, pengukuran resminya sempat berubah. Britannica menjelaskan bahwa angka 8.848 meter yang lama dipakai berasal dari pengukuran Survey of India pada 1950-an, lalu hasil pengukuran baru yang diumumkan pada 2020 menetapkan ketinggian resmi 8.848,86 meter. Perubahan ini berkaitan dengan teknik survei yang makin presisi dan perdebatan soal lapisan salju di puncak.

Everest adalah yang tertinggi, tapi belum tentu yang tertallest

Ini salah satu fakta paling menarik. National Geographic dan Guinness membedakan antara highest dan tallest mountain. Everest adalah gunung tertinggi jika diukur dari permukaan laut, tetapi jika diukur dari dasar hingga puncak, Mauna Kea di Hawaii lebih tinggi karena sebagian besar tubuh gunungnya berada di bawah laut. Jadi, Everest memegang gelar "highest," bukan "tallest" dalam semua definisi.



Everest terus "hidup" secara geologi

Everest berada di Himalaya, pegunungan yang terbentuk dari tabrakan lempeng India dan Asia. NASA menjelaskan bahwa kisah geologi Everest dimulai puluhan juta tahun lalu saat anak benua India bergerak menabrak Asia. Karena Himalaya tergolong pegunungan muda secara geologis, kawasan ini tetap dinamis. Itu sebabnya Everest tidak hanya penting bagi pendaki, tetapi juga bagi ilmuwan bumi.

Everest bukan gunung berdiri sendiri

Fakta lain yang sering luput adalah bahwa Everest berada dalam kompleks pegunungan besar, dikelilingi puncak-puncak raksasa lain seperti Lhotse dan Nuptse. NASA menunjukkan bahwa citra Everest juga sering memperlihatkan puncak besar lain di sekitarnya. Jadi, ketika orang membayangkan Everest, sebenarnya mereka sedang membayangkan satu bagian dari lanskap Himalaya yang sangat luas dan ekstrem.

Puncak tertinggi di Bumi bukan berarti paling mudah dikenali dari bawah

Meski Everest paling tinggi, bentuknya tidak selalu dianggap paling dramatis dibanding beberapa gunung lain. Namun statusnya sebagai puncak tertinggi tetap membuatnya menjadi tolok ukur global. Britannica menyebut Everest telah lama menjadi standar pembanding semua gunung besar lain di dunia. Artinya, nama Everest tidak hanya identik dengan gunung, tetapi juga simbol batas tertinggi yang bisa dicapai manusia di alam bebas.

Mengapa Everest begitu terkenal?

Ketenaran Everest datang dari gabungan beberapa hal: statusnya sebagai puncak tertinggi, sejarah ekspedisi yang panjang, serta nilai simbolisnya. Britannica mencatat bahwa Edmund Hillary dan Tenzing Norgay menjadi orang pertama yang mencapai puncaknya pada 1953. Sejak saat itu, Everest berubah dari puncak geografis menjadi ikon petualangan dunia.

Fakta yang sering tidak disadari pembaca umum

Ada beberapa hal yang membuat Everest lebih menarik dari sekadar "gunung paling tinggi":



Pertama, tinggi resminya bukan angka mati dan pernah direvisi.

Kedua, Everest punya identitas budaya yang kuat lewat nama Sagarmatha dan Chomolungma.

Ketiga, gelar gunung tertinggi tidak otomatis berarti gunung paling tinggi dari dasar ke puncak. Dalam definisi itu, Mauna Kea justru sering disebut lebih "tinggi."

Keempat, Everest adalah bagian dari sistem Himalaya yang terus dibentuk oleh aktivitas tektonik.

Mount Everest memang tetap menjadi gunung tertinggi di dunia jika diukur dari permukaan laut, dengan ketinggian resmi 8.848,86 meter. Namun yang membuatnya benar-benar menarik bukan hanya angkanya. Everest adalah pertemuan antara geologi, budaya, sejarah penjelajahan, dan simbol ambisi manusia. Itu sebabnya, semakin dikenali, Everest justru terasa lebih dari sekadar puncak tertinggi di peta dunia.