Pola kebotakan pada pria yang hanya terjadi di bagian atas kepala ternyata memiliki penjelasan medis. Kondisi ini berkaitan dengan hormon DHT dan faktor genetik yang memengaruhi sensitivitas folikel rambut.
RAU - Tuesday, 26 May 2026 | 01:54 PM


Pola kebotakan yang hanya menyisakan rambut di bagian samping dan belakang kepala sering disebut sebagai pola "tapal kuda" atau horseshoe pattern. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Androgenetic alopecia atau male pattern baldness.
Fenomena ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh faktor hormon dan genetika yang sangat spesifik.
1. Peran Hormon DHT
Penyebab utama kebotakan ini adalah hormon Dihydrotestosterone, yaitu turunan dari testosteron.
DHT dapat menempel pada folikel rambut dan secara perlahan membuatnya mengecil (miniaturisasi). Akibatnya, rambut yang tumbuh menjadi semakin tipis, pendek, lalu akhirnya berhenti tumbuh sama sekali.
2. Kenapa Hanya Bagian Atas yang Botak?
Perbedaan utama terletak pada sensitivitas folikel rambut di setiap area kepala:
- Bagian atas dan depan kepala:
- Folikel rambut di area ini sangat sensitif terhadap DHT, sehingga lebih cepat mengalami kerontokan dan penipisan.
- Bagian samping dan belakang kepala:
- Folikel di area ini secara genetik lebih resisten terhadap DHT, sehingga rambut tetap tumbuh meskipun hormon tersebut tinggi.
Inilah alasan mengapa pola kebotakan terlihat khas, yaitu bagian atas botak sementara sisi kepala masih berambut.
3. Mengapa Lebih Sering Terjadi pada Laki-Laki?
Kondisi ini lebih umum terjadi pada pria karena:
- Produksi testosteron lebih tinggi:
- Pria memiliki kadar testosteron yang lebih besar, sehingga potensi pembentukan DHT juga lebih tinggi.
- Faktor genetik:
- Sensitivitas folikel terhadap DHT diwariskan dalam keluarga. Jika ada riwayat kebotakan, risiko mengalami hal serupa akan meningkat.
Kebotakan pada bagian atas kepala pada pria bukan sekadar faktor usia atau stres semata, melainkan hasil interaksi antara hormon DHT dan faktor genetik. Area tertentu di kepala lebih rentan, sementara area lain lebih tahan, sehingga membentuk pola kebotakan yang khas.
Next News

Terlalu Lama Rebahan dan Dampaknya bagi Produktivitas Sehari-hari
in 5 hours

Jangan Asal Minum Jamu, Hal Ini Perlu Diperhatikan
in 5 hours

Cara Mengolah Jahe agar Rasanya Tidak Terlalu Pedas
in 4 hours

Mengapa Kulit Bisa Terlihat Berbeda Saat Kurang Tidur?
in 4 hours

Kebiasaan Menyentuh Wajah yang Bisa Memengaruhi Kondisi Kulit
in 4 hours

Perut Sering Kembung, Bisa Jadi Ada Kebiasaan Makan yang Perlu Diubah
in 4 hours

Kurang Bergerak Setiap Hari Bisa Berdampak pada Kesehatan
in 4 hours

Kebiasaan Menunda Buang Air yang Sebaiknya Tidak Dijadikan Rutinitas
in 2 hours

Nilai Kejujuran yang Tetap Relevan di Tengah Kehidupan Modern
in 2 hours

Menjaga Privasi dan Aib Orang Lain dalam Pandangan Islam
in 2 hours





