Senin, 27 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kurang Bergerak Setiap Hari Bisa Berdampak pada Kesehatan

Liaa - Monday, 27 July 2026 | 10:57 AM

Background
Kurang Bergerak Setiap Hari Bisa Berdampak pada Kesehatan

Kesibukan sehari-hari membuat banyak orang menghabiskan waktu dalam posisi duduk. Pekerjaan di depan komputer, perjalanan menggunakan kendaraan, menonton televisi, hingga menghabiskan waktu dengan ponsel dapat membuat seseorang jarang bergerak tanpa menyadarinya.

Padahal, tubuh manusia membutuhkan aktivitas fisik agar tetap berfungsi dengan baik. Tidak selalu harus melakukan olahraga berat, gerakan sederhana yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu menjaga tubuh tetap aktif.

Salah satu dampak dari terlalu sedikit bergerak adalah menurunnya kebugaran tubuh. Ketika tubuh jarang digunakan untuk beraktivitas, stamina dan kemampuan fisik dapat berkurang secara perlahan. Aktivitas yang sebelumnya terasa ringan pun mungkin menjadi lebih melelahkan.

Kurang bergerak juga dapat membuat otot menjadi kurang terlatih. Jika seseorang terlalu lama duduk dan jarang melakukan aktivitas fisik, kekuatan otot dapat menurun. Tubuh pun bisa terasa kaku, terutama pada bagian leher, bahu, punggung, dan pinggang.

Selain itu, gaya hidup yang kurang aktif dapat berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan. Kurangnya aktivitas fisik sering dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terhadap kelebihan berat badan dan berbagai penyakit tidak menular. Karena itu, menjaga tubuh tetap aktif merupakan salah satu bagian penting dari pola hidup sehat.



Duduk terlalu lama juga dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman. Posisi duduk yang sama dalam waktu panjang dapat menyebabkan ketegangan pada beberapa bagian tubuh. Kebiasaan ini sering dialami oleh orang yang bekerja di depan komputer atau melakukan aktivitas yang mengharuskan duduk dalam waktu lama.

Untuk mengatasinya, seseorang dapat mulai membiasakan diri berdiri dan bergerak secara berkala. Misalnya, berjalan sebentar setelah menyelesaikan pekerjaan, melakukan peregangan ringan, atau memilih menggunakan tangga jika kondisi memungkinkan.

Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki juga dapat menjadi pilihan mudah untuk membuat tubuh lebih aktif. Tidak perlu langsung menetapkan target olahraga yang berat. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan bergerak secara konsisten sesuai kemampuan dan kondisi tubuh.

Bagi orang yang memiliki pekerjaan dengan banyak waktu duduk, mengatur jeda aktivitas dapat membantu. Setiap beberapa waktu, luangkan kesempatan untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan. Kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi cara untuk mengurangi waktu yang dihabiskan dalam posisi duduk terus-menerus.

Selain membantu menjaga kebugaran fisik, aktivitas tubuh juga dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan mental. Bergerak dan berolahraga secara teratur dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga suasana hati dan membantu tubuh terasa lebih segar.



Namun, aktivitas fisik sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang. Mereka yang memiliki penyakit tertentu, cedera, atau keterbatasan fisik dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan jenis aktivitas yang aman.

Pada akhirnya, menjaga tubuh tetap aktif tidak harus selalu dilakukan melalui olahraga berat. Berjalan kaki, membersihkan rumah, berkebun, melakukan peregangan, atau sekadar berdiri dan bergerak di sela-sela aktivitas dapat menjadi bagian dari kebiasaan hidup yang lebih aktif.

Yang terpenting adalah tidak membiarkan tubuh terlalu lama berada dalam kondisi pasif. Dengan membiasakan diri bergerak setiap hari sesuai kemampuan, seseorang dapat membantu menjaga kebugaran dan mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.