Bobby Nasution Lantik 308 Pejabat Pemprov Sumut, Sejumlah Kepala Dinas Dirotasi
Tata - Tuesday, 10 March 2026 | 09:05 AM


Medan – Bobby Nasution melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap 308 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Dalam pelantikan tersebut, beberapa kepala dinas turut mengalami rotasi jabatan.
Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 11 orang merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama, 117 pejabat administrator, serta 180 pejabat pengawas.
Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang mengalami perubahan posisi di antaranya Sutan Tolang Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian kini dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sementara itu, Yudha Pratiwi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
Selain itu, Chandra Dalimunthe dilantik sebagai Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya. Ardan Noor dipercaya menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sedangkan Dikky Anugerah Panjaitan menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Pejabat lainnya yang turut dilantik yakni Muhammad Ali Sipahutar sebagai Sekretaris DPRD, Dedi Jaminsyah Putra sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Fariz Haholongan Hutagalung sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Selanjutnya, Zulkifli menjabat sebagai Kepala Biro Organisasi, Yoga Budi Pratama Irawan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta Yulinda Elvi Nasution sebagai Direktur UPTD Khusus Rumah Sakit Umum Haji Medan.
Dalam sambutannya, Bobby mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak melakukan tindakan di luar tugas yang dapat merugikan organisasi maupun diri sendiri, seperti praktik pungutan liar atau meminta imbalan dalam proyek.
Ia juga berharap dengan jumlah pejabat yang dilantik tersebut, kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut dapat semakin solid dan mampu meningkatkan pelayanan pemerintahan.
Menurut Bobby, saat ini kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur di Sumatera Utara telah memasuki tahun kedua. Oleh karena itu, fokus pembahasan di tingkat OPD tidak lagi hanya pada perencanaan program, tetapi pada pelaksanaan nyata visi dan misi pembangunan daerah.
Bobby juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan di lingkungan kerja. Namun, kekompakan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menutupi kesalahan atau pelanggaran.
Ia pun meminta seluruh OPD menciptakan suasana kerja yang sehat, kreatif, serta tidak mudah mengeluh, mengingat pemerintah daerah memiliki target pembangunan yang harus dicapai dalam jangka waktu tertentu.
Bagi pejabat yang merasa tidak sesuai atau kurang nyaman dengan tugasnya, Bobby mempersilakan untuk menyampaikan pengunduran diri.
Next News

Evaluasi Diplomasi 95 Hari Prabowo: Antara Investasi Strategis dan Kritik Efisiensi
in 3 hours

Jakarta Perang Lawan Spesies Invasif: 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan dalam Sehari
in 2 hours

Bupati Tapanuli Selatan Hadiri Rakor Nasional Mitigasi Kekeringan 2026, Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian
in 2 hours

Bupati Tapsel Tepung Tawari 130 Calon Jemaah Haji Kloter 5 Tahun 1447 H/2026 M
in 2 hours

Waspada! Musim Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat di Indonesia
in 2 hours

Banjir Genangi Jalan Provinsi, Akses Jembatan Merah-Muarasoma Terancam Putus
a day ago

Wali Kota Medan Rico Waas Dukung Percepatan Sertifikasi Halal UMKM Bersama BPJPH Sumut
2 days ago

Rico Waas Lantik 76 Pejabat Pemko Medan, Beri Deadline 6 Bulan Tunjukkan Kinerja
3 days ago

Ringkasan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI
3 days ago

Stabil, Ini Harga BBM di Seluruh SPBU RI per 16 April 2026
3 days ago





