Belajar ke Garut, Madina kembangkan industri Serai Wangi
Liaa - Thursday, 14 May 2026 | 04:46 AM


Madina
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, melakukan studi tiru pengelolaan serai wangi ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai upaya mengembangkan industri turunan komoditas tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (13/5) itu dipimpin langsung Bupati Madina Saipullah Nasution bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Rombongan yang terdiri atas Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mukhtar Afandi, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Irsal Pariadi diterima oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama jajaran OPD setempat.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempelajari pengelolaan serai wangi secara menyeluruh, mulai dari tahap budidaya hingga pengolahan menjadi produk bernilai tambah.
Program pengembangan serai wangi di Madina saat ini telah memasuki tahap awal berupa sosialisasi kepada pemerintah desa dan masyarakat di sembilan kecamatan yang ditetapkan sebagai lokasi budidaya.
Pemkab Madina memilih Garut sebagai lokasi studi tiru karena daerah tersebut telah lama mengembangkan komoditas serai wangi, termasuk pengolahan menjadi produk jadi sejak 1970-an, bahkan telah menembus pasar ekspor.
Dalam kunjungan itu, rombongan juga dibawa mengunjungi Koperasi Produsen Multipihak Rasana Rasyidah Mandiri, salah satu pelaku usaha yang mengembangkan produk minyak atsiri berbahan dasar serai wangi.
Selain berdiskusi mengenai tata kelola kelembagaan dan pengembangan usaha, rombongan juga melihat langsung proses budidaya serta penyulingan tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus).
Serai wangi diketahui merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi yang banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik, farmasi hingga pestisida nabati.
Pemkab Madina menargetkan pengembangan komoditas ini dengan menyiapkan lahan seluas 720 hektare sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya petani.
Next News

OJo Pusing Diluncurkan, TP PKK Madina Dorong Budaya Baca Anak
7 hours ago

Realisasi PAD 2026 Tembus 53 Persen, Bupati Putra Mahkota Ingatkan Seluruh Perangkat Daerah Tidak Main-main
7 hours ago

Waspada, Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang Besok
17 hours ago

Pasangan Lansia Asal Aceh Mulai Ekspedisi Darat Indonesia hingga Eropa Selama 10 Bulan
2 days ago

Kisah Pensiunan Bank Indonesia Keliling Asia hingga Eropa dengan Campervan, Wujudkan Mimpi Bersama Istri
a day ago

Pemkab Madina Mulai Bedah 505 Rumah, Program BSPS Nasional
2 days ago

BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada 8 Juli 2026
2 days ago

Bupati Gus Irawan: GRIB Jaya Cup I Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Tapanuli Selatan
2 days ago

Bupati Tapsel Ajak Camat, Kades, Lurah dan PPL Percepat Pemanfaatan KUR Berkah 0 Persen untuk Perangi Rentenir dan Kemiskinan
2 days ago

Bupati Tapsel Tekankan Akselerasi Kinerja dan Pembinaan Desa Binaan pada Apel Gabungan ASN
2 days ago





