Minggu, 19 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Banjir Genangi Jalan Provinsi, Akses Jembatan Merah-Muarasoma Terancam Putus

Liaa - Sunday, 19 April 2026 | 09:15 AM

Background
Banjir Genangi Jalan Provinsi, Akses Jembatan Merah-Muarasoma Terancam Putus

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Sabtu (18/4) mengakibatkan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Jembatan Merah, Kecamatan Panyabungan Selatan, menuju Muarasoma tergenang air dan terancam putus total.

Luapan Aek Hatupangan meluber hingga ke badan jalan, terutama di titik rawan antara Desa Sopotinjak dan Bulusona. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB, debit air cukup tinggi sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Seorang warga, Ar. Loebis, mengungkapkan kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. Ia mengatakan, bahkan sepeda motor harus diangkat secara bergotong royong agar bisa melewati genangan. Saat melintas sekitar pukul 12.00 WIB, hujan masih turun deras dan badan jalan di kawasan Saba Bolak mulai terkikis arus air.

Hal senada disampaikan Yudi Siregar, sopir truk Fuso, yang meminta perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan anggota DPRD dari daerah pemilihan Sumut 7. Ia khawatir jika tidak segera ditangani, badan jalan akan amblas dan terputus total, yang tentu membutuhkan biaya dan penanganan lebih besar.

Hingga pukul 13.00 WIB, beberapa titik di sepanjang ruas tersebut dilaporkan dalam kondisi kritis akibat derasnya aliran sungai yang melintasi badan jalan.



Kepala Desa Sopotinjak, Anhar Nasution, membenarkan bahwa kondisi tersebut kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur wilayah itu. Menurutnya, kawasan Saba Bolak memang menjadi langganan luapan air yang langsung mengalir di atas badan jalan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mandailing Natal, Iptu Sumardi, SH, menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumatera Utara terkait kondisi jalan yang rusak dan rawan longsor. Pihaknya kini menunggu langkah penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.