Pemkab Madina Targetkan Penuhi 20 Persen Kebutuhan Telur Mulai 2027
Laila - Wednesday, 03 June 2026 | 08:47 PM


Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menargetkan mampu memenuhi sedikitnya 20 persen kebutuhan telur daerah secara mandiri mulai tahun 2027. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program makan bergizi gratis yang tengah digalakkan pemerintah.
Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, saat memimpin kunjungan studi tiru ke sejumlah peternakan ayam petelur di Payakumbuh, Rabu (3/6/2026).
Menurut Atika, selama ini kebutuhan telur masyarakat Madina masih banyak dipasok dari luar daerah, termasuk dari Payakumbuh yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur di Sumatera Barat.
"Harapan kami, Madina segera memiliki sentra telur sendiri agar tidak lagi bergantung pada pasokan luar. Melalui studi ini, kami ingin mengadopsi usaha peternakan yang lebih efisien dan modern untuk dikembangkan di Mandailing Natal," ujarnya.
Pelajari Peternakan Modern di Payakumbuh
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Madina bersama sejumlah peternak lokal mengunjungi dua peternakan ayam petelur skala besar. Kegiatan ini bertujuan mempelajari sistem budidaya, manajemen pakan, hingga pengelolaan usaha yang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas peternakan.
Atika juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh atas sambutan dan dukungan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap kerja sama dan pertukaran pengalaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah dalam mengembangkan sektor peternakan.
Fokus Pengembangan Ayam dan Itik Petelur
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, menjelaskan hasil studi tiru tersebut akan menjadi dasar pengembangan peternakan telur di daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan program strategis yang akan mulai dianggarkan pada tahun 2027 dengan fokus pada pengembangan ayam petelur layer dan itik petelur.
Program tersebut ditargetkan mampu memenuhi minimal 20 persen kebutuhan telur di Madina, terutama untuk mendukung kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program makan bergizi gratis.
Peternak Lokal Antusias
Kegiatan studi tiru ini juga mendapat sambutan positif dari para peternak yang ikut dalam rombongan. Salah satunya, Muhammad Yasid, peternak asal Desa Lumban Pasir.
Ia mengaku memperoleh banyak wawasan baru, terutama terkait manajemen pakan dan pengelolaan usaha peternakan ayam petelur yang lebih efisien.
Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal berharga untuk memulai dan mengembangkan usaha peternakan telur di Mandailing Natal.
Dukungan Permodalan Melalui KUR
Untuk mempercepat pertumbuhan sektor peternakan, Pemkab Madina berkomitmen memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi para peternak melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Melalui dukungan permodalan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik mengembangkan usaha peternakan ayam dan itik petelur. Selain meningkatkan perekonomian masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menjamin ketersediaan pangan bergizi dengan harga yang lebih terjangkau bagi warga Mandailing Natal.
Next News

PRSU ke 50 Resmi Ditutup
in 2 hours

Tapsel Borong Tiga Penghargaan pada Penutupan PRSU ke-50, Bupati Gus Irawan: Kesungguhan adalah Kunci Prestasi
in 2 hours

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 3 Agustus 2026: Mayoritas Hujan Ringan, Sebagian Berawan
in an hour

Pemprov Sumut realisasi PAD lampaui 50 persen dari target tahun ini
a day ago

Pemkab Palas Rancang Penataan Kota Sibuhuan
a day ago

SPPG Karangturi baru menerima laporan mengenai munculnya keluhan kesehatan dari pihak sekolah pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Para siswa dilaporkan mengalami gangguan pencernaan berupa mual, muntah, dan diare. Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/08/02/12172701/bgn-suspend-sppg-karangturi-usai-707-orang-diduga-keracunan-mbg?page=2. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6
a day ago

Bapanas Mulai Salurkan 997.200 Ton Beras untuk 33,24 Juta KPM pada 17 Agustus 2026
a day ago

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Ratusan Penumpang Masih Dievakuasi
a day ago

Pemko Sibolga Kembali Gulirkan Beasiswa Rp1 Miliar untuk 200 Mahasiswa
a day ago

Pemkot Medan tanam 1.792 pohon pengganti akibat proyek BRT
2 days ago





