Sabtu, 1 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pemkot Medan tanam 1.792 pohon pengganti akibat proyek BRT

Laila - Saturday, 01 August 2026 | 08:03 PM

Background
Pemkot Medan tanam 1.792 pohon pengganti akibat proyek BRT

MEDAN (Waspada.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama sejumlah pemangku kepentingan telah menanam sebanyak 1.792 pohon sebagai pengganti pohon yang ditebang akibat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi, mengatakan hingga Juli 2026 program penanaman pohon terus berjalan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pelaksanaan proyek transportasi massal tersebut.

"Hingga Juli 2026, sebanyak 1.792 pohon telah ditanam," ujar Melvi di Medan, Jumat.

Menurutnya, pembangunan BRT berdampak terhadap 2.788 pohon yang berada di sepanjang jalur koridor bus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.196 pohon harus ditebang, sedangkan 592 pohon lainnya direlokasi ke lokasi yang dinilai lebih sesuai.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, Pemkot Medan melaksanakan penanaman pohon di sejumlah titik sebagai upaya mengembalikan fungsi ruang hijau sekaligus menjaga kualitas lingkungan perkotaan.



Selain program penggantian pohon, pemerintah juga menyiapkan program penghijauan secara bertahap dengan target penanaman sebanyak 61.170 pohon di berbagai ruas jalan dan kawasan di Kota Medan.

Melvi menjelaskan, jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan karakteristik masing-masing lokasi agar dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang.

Ia menegaskan Pemkot Medan tetap berkomitmen menjaga keseimbangan lingkungan melalui berbagai program penghijauan yang terus dilakukan seiring dengan pembangunan infrastruktur kota.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaan proyek BRT, termasuk memastikan program penghijauan berjalan sesuai rencana.

"Kemarin saya berkoordinasi dengan kementerian, saya minta update termasuk tentang penghijauannya," ujar Rico Waas.



Tags